Kegiatan Pondok Pesantren

Peringatan Maulid Nabi dan Haul Sesepuh PM Al-Aqsha 2026

Peringatan Maulid Nabi Muhammad S.A.W PM Al-Aqsha

Jatinangor – Pondok Modern (PM) Al-Aqsha menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul Sesepuh PM Al-Aqsha 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis (10/9/2026) sebagai pengajian tahunan bersama seluruh keluarga besar PM Al-Aqsha.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Al-Qur’an 30 juz secara bersama-sama oleh 15 ustaz setelah salat Zuhur. Pembacaan Al-Qur’an tersebut dilakukan sebagai wasilah doa di makam para sesepuh PM Al-Aqsha.

Pembacaan Shalawat pada Sesi Maulid Nabi Muhammad S.A.W

Acara Haul dimulai pada pukul 16.00 WIB bersama Pimpinan Pondok, Dr. K.H. Mukhlis Aliyudin, M.Ag. Kegiatan diawali dengan pembacaan doa tawassul dan istighasah. Haul dan Maulid Nabi menjadi bentuk doa bersama agar berbagai hajat dikabulkan oleh Allah SWT. Selain itu, kegiatan tersebut menjadi wadah untuk mendoakan para sesepuh. Amal kebaikan yang telah dilakukan diharapkan mendapatkan balasan dari Allah SWT di akhirat.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan diisi dengan penampilan hadroh, pembacaan shalawat Nabi, Mahallul Qiyam, dan pembacaan kitab Barzanji. Kitab Barzanji berisi kisah kehidupan Rasulullah SAW. Pembacaan Barzanji dipimpin oleh Al-Ustadz Angga Rizidina bersama seluruh santri PM Al-Aqsha. Suasana kegiatan berlangsung khidmat dengan lantunan shalawat dan pujian kepada Rasulullah SAW.

Tausiyah Maulid Nabi oleh K.H Rukman Wiriadinata tentang Amal Shaleh

Setelah pembacaan shalawat, kegiatan dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan K.H. Rukman Wiriadinata, M.Ag. Dalam tausiyahnya, ia menyampaikan bahwa alumni pesantren PM Al-Aqsha tidak harus semuanya menjadi kiai. Menurutnya, santri dapat berkiprah dalam berbagai profesi dan tetap memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia mencontohkan profesi seperti pedagang, dokter, qori, dan pilot. Santri juga diharapkan mampu menguasai berbagai bidang sesuai kemampuan dan kebutuhan zaman.

Sesi Khidmat dalam Acara Maulid dan Haul PM Al-Aqsha

Pesan tersebut menegaskan pentingnya membentuk santri yang multiprofesi. Dengan kemampuan tersebut, santri diharapkan mampu mengamalkan amar ma’ruf nahi mungkar di mana pun berada. Amar ma’ruf nahi mungkar tidak selalu dilakukan dengan menjadi pendakwah. Menurut pesan yang disampaikan dalam tausiyah, tanggung jawab tersebut merupakan kewajiban bersama dalam menegakkan syariat Allah SWT.

Melalui Peringatan Maulid Nabi dan Haul Sesepuh PM Al-Aqsha, para santri diharapkan semakin mengenal keteladanan Rasulullah SAW. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mengenang jasa para sesepuh serta memperkuat nilai keislaman santri.

Penulis: Muhammad Iqbal Azis

Kegiatan Pondok Pesantren

Jamran Kepramukaan PM Al-Aqsha Diikuti 31 Santri

Jamran Pramuka PM Al-Aqsha 2026

Sumedang – Pondok Modern (PM) Al-Aqsha mengikuti Jambore Ranting (Jamran) Jatinangor Tahun 2026 yang dilaksanakan pada Jumat (4/9/2026) sampai Minggu (6/9/2026) . Kegiatan Jamran Kepramukaan dari Kontingen santri PM Al-Aqsha berlangsung di Bumi Perkemahan Kiarapayung Letjen (Purn) DR. (HC). H. Mashudi Kwarda Jabar dan sekitarnya. Jamran Jatinangor 2026 mengusung tema “Ngariung, Ngahiji, Ngabakti”, dengan slogan “PANGARUH (Pramuka Pinuh Pangaweruh)” serta motto “Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan.”

Kegiatan ini bertujuan membentuk sikap dan perilaku Pramuka Penggalang yang mandiri, terampil, disiplin, serta memiliki semangat persatuan dan kesatuan. Juknis juga menekankan pembentukan karakter, gotong royong, kepedulian sosial, kepemimpinan, serta pengamalan Trisatya dan Dasadarma. Kegiatan Jamran diarahkan untuk mengembangkan enam ranah peserta didik, yaitu spiritual, emosional, sosial, intelektual, fisik, dan karakter. Pelaksanaannya menggunakan pendekatan edukatif, kreatif, rekreatif, produktif, inovatif, kompetitif, menantang, dan kekinian melalui permainan, diskusi, demonstrasi, kompetisi, serta simulasi.

Kegiatan Camping di Acara Jamran 2026

PM Al-Aqsha mengikutsertakan 31 santri, terdiri atas 16 santri putri dan 15 santri putra. Para peserta berasal dari kelas 1 hingga kelas 3 dan terbagi dalam regu sesuai ketentuan kegiatan. Keikutsertaan tersebut menjadi kesempatan bagi santri untuk meningkatkan keterampilan kepramukaan sekaligus membangun kekompakan dan persaudaraan.

Sesi Olahraga Sehat pada Acara Jamrana PM Al-Aqsha

Rangkaian kegiatan diawali dengan kedatangan dan registrasi peserta pada pagi hari. Siang hari dilanjutkan dengan gladi upacara dan persiapan Upacara Peringatan Hari Pramuka, kemudian sore harinya dilaksanakan upacara peringatan Hari Pramuka sekaligus pembukaan Jamran. Pada malam hari peserta mengikuti kegiatan Jumpa Tokoh, Malam Selamat Datang, dan korve.

Selama Jamran, peserta mengikuti berbagai kegiatan umum dan rotasi khusus. Kegiatan tersebut meliputi upacara, apel, olahraga, kegiatan keagamaan, pentas kontingen, karnaval, anjangsana, api unggun, dan korve. Sementara kegiatan rotasi mencakup Zona Edukasi, Zona Saka, Zona Wisata, Zona Permainan, dan Zona Bakti Masyarakat.

Penampilan Malam di Jamran 2026

Kegiatan Zona Bakti Masyarakat juga menjadi bagian penting dalam Jamran melalui Bumbung Kemanusiaan, pembersihan sarana umum, dan pembagian bibit tanaman. Kegiatan tersebut diarahkan untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan, tanggung jawab, gotong royong, kerja sama, serta kepedulian sosial.

Sesi Camping dalam acara Jamran

Melalui keikutsertaan dalam Jamran Jatinangor 2026, santri PM Al-Aqsha diharapkan memperoleh pengalaman kepramukaan yang bermanfaat. Kegiatan ini tidak hanya melatih keterampilan, tetapi juga membentuk karakter, kemandirian, kepemimpinan, dan rasa persaudaraan. Semangat mengikuti Jamran diharapkan dapat menjadi bekal santri untuk menerapkan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari.

Penulis: Muhammad Iqbal Azis

Perlombaan PM Al-Aqsha di Luar, Prestasi Santri Pondok Modern Al-Aqsha

Santri PM Al-Aqsha Raih Prestasi di Sumedang English Olympiad dan Pentas PAI Tingkat Kabupaten

Santri Berprestasi Lomba PAI September 2026

Sumedang – Santri Pondok Modern (PM) Al-Aqsha kembali menorehkan prestasi membanggakan sepanjang September 2026 melalui ajang Sumedang English Olympiad tingkat Kabupaten Sumedang dan Pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat kabupaten. Dengan meraih Prestasi oleh Santri PM Al-Aqsha dapat dijadikan inspirasi yang lainnya.

Untuk perlombaan Sumedang English Olympiad, tiga santriwati PM Al-Aqsha berhasil meraih penghargaan pada cabang storytelling, English Olympiad, dan speech :

  • Aini Putri Syarifah dari kelas 1A meraih Juara 1 Storytelling.
  • Dinar Marchelina Winata dari kelas 2C meraih penghargaan Favorite Winner Storytelling.
  • Mega Octaviani dari kelas 4A meraih Juara 3 English Olympiad dan Speech.
Prestasi Lomba Bahasa Inggris PM Al-Aqsha Tingkat Kabupaten Sumedang

Prestasi tersebut menjadi hasil dari dedikasi, keberanian, kerja keras, serta semangat santri dalam mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris. Keberhasilan ini juga menunjukkan bahwa prestasi tidak hanya diukur dari kemenangan, tetapi juga dari keberanian untuk tampil, belajar, dan berkompetisi secara positif.

Prestasi berikutnya diraih PM Al-Aqsha dalam ajang Pentas PAI Tingkat Kabupaten diantaranya adalah :

  • Reyna Anggraeni Putri dan Athaya Naurah Syahirah berhasil meraih Juara 1 cabang LCC.
  • Callysta Azalia Tshasiswoyo meraih Juara 1 cabang Poster.
  • Zilan Haura Izdihar meraih Juara 1 Musabaqah Hifzhil Qur’an atau MHQ.
  • Zalfa Kayla Rahma meraih Juara 1 cabang Kaligrafi.
  • Taqiyya Zen Meizar meraih Juara 2 Olimpiade.
  • Salwa Prasti Rengganis meraih Juara Harapan 2 cabang Pidato.
  • Ahmad Husaini Wibowo meraih Juara 1 LCC
  • Indra Kelana Anshori Hariri meraih Juara 3 Kaligrafi,
  • Rafsan Maulana Sutandiana meraih Juara Harapan 2 cabang Pidato.

Rangkaian prestasi tersebut mengantarkan Pondok Modern Al-Aqsha meraih Juara Umum Pentas PAI Tingkat Kabupaten. Santri yang meraih Juara 1 direncanakan melaju ke ajang Pentas PAI tingkat Provinsi. Capaian ini menjadi kebanggaan bagi seluruh keluarga besar PM Al-Aqsha sekaligus motivasi bagi santri untuk terus meningkatkan kemampuan akademik, keagamaan, bahasa, seni, dan keterampilan.

Keberhasilan para peserta tidak terlepas dari dukungan Kiai, pimpinan pondok, kepala sekolah, para guru, ustadz, ustadzah, pembimbing, serta seluruh pihak yang telah memberikan doa, fasilitas, dan pendampingan selama proses persiapan lomba.

Pencapaian ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh santri PM Al-Aqsha untuk terus belajar, berkembang, dan berani menunjukkan kemampuan dalam berbagai bidang. Prestasi yang diraih juga menjadi bagian dari upaya membawa nama baik PM Al-Aqsha di tingkat Kabupaten Sumedang hingga tingkat Provinsi. Dengan semangat belajar dan kerja keras, para santri diharapkan mampu terus mengukir prestasi serta memberikan kontribusi positif bagi pendidikan dan masyarakat.

Penulis: Muhammad Iqbal Azis

Kegiatan Pondok Pesantren

Pagelaran Seni Akbar Panggung Gembira 628 Angkatan Abdurrahman Bin Auf PM Al-Aqsha

Panggung Gembira Angkatan 628 PM Al-Aqsha Abdurrahman Bin Auf 2026

Sumedang – Pertunjukan Panggung Gembira (PG) 628 Angkatan Abdurrahman Bin Auf menjadi salah satu puncak acara bagi santri kelas 6 Pondok Modern (PM) Al-Aqsha. Pagelaran seni Panggung Gembira tersebut diselenggarakan pada Ahad (30/8/2026) pukul 20.00 WIB di Aula Dome Pondok Modern (PM) Al-Aqsha. PG ini menjadi wadah bagi santri kelas akhir untuk menampilkan kreativitas, keterampilan, dan hasil proses pembelajaran di pondok. Melalui kegiatan ini, santri tidak hanya menampilkan kemampuan seni, tetapi juga belajar tentang kerja sama dan keberanian tampil di hadapan civitas dan para penonton.

Penampilan Grand Opening PG 628 Abdurrahman Bin Auf 2026

Acara PG diawali dengan Mapag sebagai penyambutan pembukaan acara. Penampilan tersebut memadukan tarian Jaipong dengan musik Hadroh, sehingga menghadirkan perpaduan unsur seni tradisional Indonesia dan nuansa musik Islami. Pembukaan ini menjadi gambaran semangat PG 628 dalam menggabungkan nilai budaya, kreativitas, dan pendidikan pesantren dalam sebuah pertunjukan seni.

Penampilan Paduan Suara (PADUS) PG 628 Abdurrahman Bin Auf

Rangkaian acara PG menampilkan berbagai pertunjukan seni dan kreativitas santri . Penampilan tersebut diantaranya adalah Tarian The Chant of Grace, penampilan drama Aksatriya Daya Mahitala, nyanyian Arcapada, pertunjukan Teater “Antara Taubat dan Terlambat”. Kemudian disambung drama musikal, fashion show, free dance, dan penampilan band. PG ini juga menampilkan berbagai video santri seperti film Action Mission Impossible, Short Horror Movie Haraba (Kabur) dan film lainnya.

Penyambutan Pembukaan PG Angaktan Abdurrahman bin Auf 628 Bersama Dr.K.H Mukhlis Aliyudin, M.Ag

Panggung Gembira 628 menjadi hasil kerja bersama seluruh anggota Angkatan Abdurrahman Bin Auf dan panitia kelas 5 dalam mempersiapkan acara PG. Setiap penampilan memiliki konsep dan peran masing-masing, mulai dari seni musik, tari, drama, hingga prosesi kesiapan acara di back stage. Persiapan tersebut menunjukkan bahwa Panggung Gembira tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi media pembelajaran bagi santri untuk berkembang.

Kebersamaan Angakatan Abdurahman Bin Auf 628 dalam Acara Panggung Gembira

Melalui PG 628, santri kelas 6 PM Al-Aqsha diharapkan mampu menunjukkan hasil pendidikan di PM Al-Aqsha. Pagelaran ini juga menjadi momentum kebersamaan bagi angkatan dalam menghasilkan sebuah karya sebelum menyelesaikan pendidikan mereka. Dengan semangat kreativitas dan kekompakan, PG 628 menjadi salah satu bentuk kenangan sekaligus pembelajaran berharga bagi seluruh santri PM Al-Aqsha.

Penulis : Muhammad Iqbal Azis

Kegiatan Pondok Pesantren

Pembelajaran Metode Menghafal Al-Qur’an melalui Al-Hufaz PM Al-Aqsha

Pembelajaran Metode Menghafal Al-Qur’an melalui Al-Hufaz PM Al-Aqsha bersama Santri PM Al-Aqsha

Sumedang — Pondok Modern (PM) Al-Aqsha menggelar kegiatan Peningkatan Pengajaran Tahfidz melalui Metode Al-Hufaz sebagai upaya mencetak generasi Qur’ani di era digitalisasi. Kegiatan yang berlangsung di Dome Lapang Belakang Putra pada Kamis (20/8/2026) ini diikuti oleh seluruh santri serta guru mata pelajaran yang mengajar pada hari pelaksanaan seminar. Kegiatan diawali dengan ice breaking dan tadarus bersama surat Al-Mulk.

Pembukaan kegiatan disampaikan oleh Ahmad Maulana Ishaq selaku Wakil Pimpinan PM Al-Aqsha. Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Maulana Ishaq juga memberikan cenderamata PM Al-Aqsha kepada pemateri. Pemaparan materi disampaikan oleh Al-Ustadz Ahmad Qomarudin dengan memperkenalkan Al-Hufaz sebagai mushaf Al-Qur’an yang menggunakan metode lima blok warna.

Metode Al-Hufaz dirancang untuk membantu santri menghafal ayat Al-Qur’an secara mudah, terpadu, dan terstruktur. Lima blok warna dalam mushaf tersebut dapat digunakan untuk membagi target hafalan berdasarkan lima waktu salat dalam satu hari. Sementara itu, bagi pemula diterapkan metode One Day One Color (ODOC), yaitu menghafal Al-Qur’an dengan target satu blok warna dalam satu hari. Metode ini diharapkan dapat memberikan pola hafalan yang lebih sistematis bagi santri.

Pembelajaran Metode Menghafal Al-Qur’an melalui Al-Hufaz PM Al-Aqsha bersama Santri PM Al-Aqsha

Menurut Al-Ustadz Ahmad Qomarudin, metode Al-Hufaz memiliki sejumlah keunggulan dalam membantu proses menghafal Al-Qur’an. Keunggulan tersebut antara lain adanya penanda awal dan akhir ayat yang menjadi kisi-kisi untuk memudahkan hafalan, termasuk ketika membaca ayat di bagian tengah. Metode ini juga membuat proses menghafal Al-Qur’an menjadi lebih terpadu dan terstruktur, khususnya bagi pemula. Selain itu, penggunaan lima blok warna membuat tampilan mushaf lebih menarik sehingga pembaca dapat lebih fokus dalam menghafalkan ayat Al-Qur’an.

Melalui kegiatan ini, PM Al-Aqsha berharap metode Al-Hufaz dapat menjadi salah satu pendekatan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran tahfidz. Penerapan metode tersebut juga diharapkan membantu santri menghafal Al-Qur’an secara bertahap, terarah, dan konsisten. Dengan demikian, pembelajaran tahfidz tidak hanya berorientasi pada jumlah hafalan, tetapi juga membangun kedisiplinan dan kecintaan santri terhadap Al-Qur’an

Penulis: Muhammad Iqbal Azis.

Prestasi Santri Pondok Modern Al-Aqsha

Santri PM Al-Aqsha Raih Juara Umum Pentas PAI Jenjang SMP se-Wilayah 1 Kabupaten Sumedang

Santri PM Al-Aqsha Raih Juara Umum Pentas PAI

Sumedang – Prestasi kembali diraih oleh santri Pondok Modern (PM) Al-Aqsha dalam lomba Pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) SMP se-Wilayah 1 Sumedang Tahun 2026. Para perwakilan santri berhasil meraih berbagai prestasi dalam beragam bidang. Prestasi tersebut sekaligus membawa PM Al-Aqsha meraih Juara Umum Pentas PAI Jenjang SMP se-Wilayah 1 Kabupaten Sumedang pada Sabtu (22/8/2026). Capaian ini menjadi kabar gembira sekaligus bentuk syiar positif bagi kemajuan Pondok Modern Al-Aqsha.

Berbagai prestasi berhasil diraih santri PM Al-Aqsha dalam sejumlah cabang perlombaan. Adapun daftar prestasi yang diraih adalah sebagai berikut:

 Daftar Prestasi Santri PM Al-Aqsha

  1. Reyna Anggraeni Putri – LCC (Lomba Cerdas Cermat), Juara 1.
  2. Athaya Naurah Syahirah – LCC, Juara 1.
  3. Zilan Haura Izdihar – MHQ (Musabaqah Hifdzil Qur’an), Juara 1.
  4. Ahmad Husaini Wibowo – LCC, Juara 1.
  5. Indra Kelana Anshori Hariri – Kaligrafi, Juara 1.
  6. Rafsan Maulana Sutandiana – Pidato, Juara 1.
  7. Callysta Azalia Tshasiswoyo – Poster, Juara 2.
  8. Taqiyya Zen Meizar – Olimpiade, Juara 2.
  9. Zalfa Kayla Rahma – Kaligrafi, Juara 2.
  10. Salwa Prasti Rengganis – Pidato, Juara 2.
  11. Putri Khairunnisa Alfatihani – MTQ (Musabaqatul Tilawatil Qur’an), Juara 3.
  12. Fathian Rosada – MTQ, Juara Harapan 1.
  13. Rasya Atharizz Calief – MHQ, Juara Harapan 1.

Apresiasi untuk Tim Pendamping Pentas PAI

Apresiasi Santri PM Al-Aqsha Raih Juara Umum Pentas PAI Tingkat I Sumedang

Keberhasilan santri PM Al-Aqsha tidak terlepas dari peran para pendamping yang telah mempersiapkan dan mendampingi peserta sejak awal hingga akhir kegiatan. Unit SMP PM Al-Aqsha menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh pendamping yang telah membantu para santri mempersiapkan perlombaan dengan sebaik mungkin. Pendampingan tersebut menjadi bagian penting dalam proses persiapan peserta sehingga mampu memberikan hasil terbaik dan membawa PM Al-Aqsha menjadi Juara Umum Pentas PAI Jenjang SMP se-Wilayah 1 Kabupaten Sumedang.

Adapun tim pendamping Pentas PAI Jenjang SMP Tahun 2026 terdiri atas:

  • Bu Yeni – Olimpiade dan LCC.
  • Ustadz Taryana – MTQ.
  • Ustadz Ahmad Yusup – Kaligrafi.
  • Ustadz Angga – Pidato.
  • Ustadz Hilman dan Ustadzah Chintya – MHQ.
  • Ustadz Indra dan Ustadzah Zihan – Poster serta Konten dan Video Kreatif.

Apresiasi juga diberikan kepada PJ Ekstrakurikuler, Ustadz Sadam dan Ustadzah Dini, yang telah membantu persiapan lomba sebelum lomba dimulai. Selain itu, beberapa santri kelas 6 turut membantu persiapan para peserta sehingga seluruh rangkaian perlombaan dapat diikuti dengan baik.

Melalui pencapaian tersebut, PM Al-Aqsha berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan akademik, keagamaan, kreativitas, dan keberanian berkompetisi. Prestasi ini juga diharapkan menjadi syiar menjadi santri Qurrata A’yun bagi Pondok Modern Al-Aqsha.

Penulis : Muhammad Iqbal Azis

Prestasi Santri Pondok Modern Al-Aqsha

Pondok Modern Al-Aqsha Berprestasi : Pencapaian Santri dan Alumni Sukses PM Al-Aqsha Bulan Agustus

Maurell Febriyani Mulyana  Jiangxi Institute of Technology, Tiongkok

JATINANGOR– Pondok Modern (PM) Al-Aqsha membuktikan kualitas sistem pendidikannya setelah santri dan alumni PM Al-Aqsha berhasil mencatatkan prestasi gemilang. Capaian Prestasi santri Pondok Modern (PM) multidimensi ini mencakup kelulusan di perguruan tinggi luar negeri, kelulusan prajurit TNI-AD, kompetisi tingkat nasional.

Berikut adalah daftar santri dan alumni Pondok Modern Al-Aqsha beserta capaian prestasi yang berhasil diraih:

Nayla Rafanda Musya Peserta Jambore Nasional XII Tahun 2026
  • Nayla Rafanda Musya (Santri SMP): Terpilih menjadi peserta Jambore Nasional XII Tahun 2026 di Buperta Cibubur, Jakarta Timur. Sebagai perwakilan Kontingen Kwarda Jawa Barat.
M. Arsya Sunda Nagara Susanto  Lolos sebagai peserta Kejuaraan Piala Soeratin U-15 PSSI
  • M. Arsya Sunda Nagara Susanto (Santri SMP): Lolos sebagai peserta Kejuaraan Piala Soeratin U-15 PSSI Jawa Barat Tahun 2026. Bergabung dengan Club Saint Prima Kota Bandung.
Muhammad Athar Raihan Diterima di International Islamic University Islamabad (IIUI), Pakistan
  • Muhammad Athar Raihan (Santri SMA Angkatan Ali bin Abi Thalib) : Diterima di International Islamic University Islamabad (IIUI), Pakistan. Mengambil studi Fakultas Project Management.

  • Maurell Febriyani Mulyana (Santri SMA Angkatan Ali Utsman bin Affan) : Diterima di Jiangxi Institute of Technology, Tiongkok, pada Faculty of Business. Mengambil Program Studi International Economics and Trade.
Serda Zulfikar Fadhillah Yusupdilantik sebagai Bintara Dikmaba Kesehatan TNI-AD PK 37 Gelombang II.
  • Serda Zulfikar Fadhillah Yusup (Santri SMA Angkatan Ali bin Abi Thalib) : Resmi dilantik sebagai Bintara Dikmaba Kesehatan TNI-AD PK 37 Gelombang II.
Serda Adnan Darmawan Putra Prajurit TNI-AD di Satuan Elit Kopassus Batujajar.
  • Serda Adnan Darmawan Putra (Santri SMA Plus Al-Aqsha – Angkatan Ali Utsman bin Affan). Mengemban amanah pengabdian sebagai Prajurit TNI-AD di Satuan Elit Kopassus Batujajar.
Edrick Ghalin Ghazali Prajurit TNI-AD Bintara PK 36 di Yonif 332 Jayasasana.
  • Edrick Ghalin Ghazali (Santri SMA Plus Al-Aqsha – Angkatan Ali Utsman bin Affan). Mengemban amanah pengabdian sebagai Prajurit TNI-AD Bintara PK 36 di Yonif 332 Jayasasana.
Mokhamad Yusuf Fahri Suhidi Prajurit TNI-AD Bintara PK 35 di Yonif TP 939 Macan Putih.
  • Mokhamad Yusuf Fahri Suhidi (Santri SMA Plus Al-Aqsha – Angkatan Ali Utsman bin Affan). Mengemban amanah pengabdian sebagai Prajurit TNI-AD Bintara PK 35 di Yonif TP 939 Macan Putih.

Keberhasilan lintas bidang ini menegaskan efektivitas pola pendidikan terstruktur yang diterapkan di Pondok Modern Al-Aqsha. Menerapkan perpaduan antara kurikulum akademik, penanaman disiplin Islam, penguatan bahasa asing, serta pengembangan minat dan bakat. PM Al-Aqsha ini membuktikan konsisten mencetak alumni unggul, berkarakter tangguh, dan siap bersaing di kancah global maupun nasional serta Qurrata A’yun.

Penulis : Muhammad Iqbal Azis

Prestasi Santri Pondok Modern Al-Aqsha

Perlombaan FTBI Tingkat Wilayah I Kabupaten Sumedang, Santri PM Al-Aqsha Raih Prestasi

Perlombaan FTBI Tingkat Wilayah I Kabupaten Sumedang, Santri PM Al-Aqsha Raih Prestasi

Sumedang – Santri Pondok Modern (PM) Al-Aqsha berhasil meraih hasil memuaskan dalam Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) jenjang SMP Tingkat di tingkat Wilayah I Kabupaten Sumedang. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Revitalisasi Bahasa Daerah (RBD) yang diselenggarakan melalui MGMP Bahasa Sunda di tingkat Wilayah I Kabupaten Sumedang. Berdasarkan surat undangan, kegiatan FTBI dilaksanakan pada Kamis (20/8/2026) mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai di SMPN 1 Tanjungsari.

FTBI menjadi ajang tahunan untuk mengenalkan dan mengembangkan kemampuan berbahasa Sunda sebagai bahasa ibu. Dalam perlombaan ini terdapat enam cabang yang diikuti peserta, yaitu sajak, biantara, nulis carpon, dongeng, aksara Sunda, dan borangan (ngabodor sorangan). Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi para santri untuk mengembangkan kemampuan berbahasa, bersastra, dan berkesenian Sunda.

Pada FTBI di tingkat Wilayah I Kabupaten Sumedang, santri PM Al-Aqsha berhasil memperoleh sejumlah prestasi. Adapun hasil yang diraih adalah sebagai berikut:

  • Anna Nurhalisa (3B) – Cabang Dongeng, Juara 1.
  • M. Nabil Zavier (3E) – Cabang Borangan, Juara 1.
  • Hafshah Nafeeza (3C) – Cabang Sajak, Juara 3.
  • Ratu Halilah Meila (3D) – Cabang Pupuh, Juara Harapan 1.
  • Putri Khairunnisa (3A) – Cabang Aksara Sunda, Juara Harapan 1.
  • Ahmad Husaini Wibowo (3E) – Cabang Aksara Sunda, Juara 3.
  • Jauzan Ihsan Putra (2H) – Cabang Carpon, Juara 3.
  • Husna Nur Alamsyah (3H) – Cabang Biantara, Juara Harapan 3.

Dari hasil tersebut, Anna Nurhalisa pada cabang Dongeng dan M. Nabil Zavier pada cabang Borangan berhasil meraih Juara 1. Keduanya berhak melanjutkan perlombaan ke tingkat berikutnya, yaitu FTBI antar wilayah se-Kabupaten Sumedang, sesuai ketentuan yang disampaikan dalam informasi kegiatan. Sementara itu, peserta yang memperoleh Juara 3 maupun Juara Harapan belum melanjutkan ke tahap berikutnya berdasarkan ketentuan yang diinformasikan.

Perlombaan FTBI Tingkat Wilayah I Kabupaten Sumedang

Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari bimbingan para pembimbing, yaitu Ustadz Encep Dadi Lukman, Ustadz Erick Jafar Sodik, Ustadz Jajang Rahmat, Ustadzah Anisa, serta pembimbing lainnya. Prestasi ini menjadi bentuk apresiasi terhadap kerja keras santri dan pembimbing dalam menjaga serta mengembangkan bahasa Sunda sebagai bahasa ibu.

Melalui prestasi dalam FTBI di tingkat Wilayah I Kabupaten Sumedang, PM Al-Aqsha berharap para santri dapat terus meningkatkan kemampuan bahasa dan budaya daerah. Khusus bagi dua peserta yang melaju ke tahap selanjutnya, dukungan dan doa dari Mudir serta seluruh civitas PM Al-Aqsha diharapkan dapat mengiringi perjuangan mereka agar memperoleh hasil yang maksimal.

Penulis: Muhammad Iqbal Azis

Kegiatan Pondok Pesantren

Kegiatan Bahasa PM Al-Aqsha “The Art of Delivering Vocabularies” dalam Peningkatan Bahasa Arab-Inggris PM Al-Aqsha.

Pembelajaran The Art of Delivering Vocabularies PM Al-Aqsha

Sumedang — Pondok Modern (PM) Al-Aqsha mengadakan kegiatan bahasa “The Art of Delivering Vocabularies” untuk melatih santri kelas 5 sebagai pengajar di kegiatan bahasa PM Al-Aqsha. Kegiatan bahasa tersebut diselenggarakan di Matham Lantai 2 Putri pada Sabtu (8/8/2026) pukul 20.00 WIB. Agenda ini bertujuan memberikan pengalaman dan pemahaman mengenai kaidah pengajaran serta cara menyampaikan kosakata bahasa Arab dan Inggris kepada santri PM Al-Aqsha.

Sambutan The Art of Vocabulary Delivery oleh Al-Ustadz Cical

Kegiatan diawali dengan sambutan Koordinator Bahasa, Al-Ustadz Cical Irmansyah. Ia menyampaikan bahwa kelas 5 dipilih sebagai pengajar bahasa karena mereka merupakan pengurus rayon yang mengetahui perkembangan kemampuan bahasa santri. “Kalian (kelas 5) merupakan orang yang terpilih oleh Koordinator Bahasa dan Mudir Ma’had (pimpinan pondok). Manfaatnya kalian bisa mengajar ketika ada Tarbiyah Amaliyah (ujian praktik mengajar) berlangsung,” kata Al-Ustadz Cical.

Materi The Art of Delivering Vocabularies bahasa Inggris disampaikan oleh Al-Ustadz Nisa Lailatul Qodriah. Sedangkan tata cara penyampaian kosakata bahasa Arab disampaikan oleh perwakilan Koordinator Bahasa. Materi tersebut menekankan bahwa pengajaran kosakata tidak hanya dilakukan dengan menghafal dan menerjemahkan, tetapi harus disampaikan dengan metode yang menarik. Pengajar juga dapat menggunakan benda nyata atau gambar, contoh kalimat, gerakan tubuh atau Total Physical Response (TPR), serta terjemahan.

Partisipasi Santri dan Santriwati Kelas 5 dalam Acara Bahasa

Dalam penyampaian mufradat, metode dilakukan secara bertahap melalui pengucapan kosakata, pengulangan, pemberian arti, contoh kalimat, tanya jawab, praktik, pengulangan kembali, menulis kosakata, dan membuat kalimat. Pola tersebut bertujuan agar santri tidak hanya mengetahui arti kosakata, tetapi juga mampu menggunakannya dalam percakapan sehari-hari.

Materi pelatihan juga membahas pentingnya persiapan pengajar sebelum menyampaikan kosakata. Pengajar perlu menyiapkan sabburoh, memastikan ejaan dan tata bahasa, serta memeriksa pelafalan, khususnya dalam bahasa Inggris. Setelah itu, proses pembelajaran mengulang kosakata sebelumnya, menyampaikan kosakata baru, memberikan contoh kalimat, dan melakukan takrir atau pengulangan dengan variasi agar pembelajaran tidak membosankan.

Melalui The Art of Delivering Vocabularies, santri kelas 5 diharapkan mampu menjadi pengajar bahasa yang baik dan kreatif. Pembekalan ini diharapkan membantu santri PM Al-Aqsha menguasai bahasa Arab dan Inggris secara bertahap serta mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Penulis : Muhammad Iqbal Azis

Kegiatan Pondok Pesantren

PM Al-Aqsha Resmi Membuka Kegiatan Bahasa dan Public Speaking 2026-2027

Pembukaan Kegiatan Bahasa dan Latihan Pidato PM Al-Aqsha

SUMEDANG – Pondok Modern (PM) Al-Aqsha resmi membuka Kegiatan Bahasa dan Latihan Pidato pada Rabu (3/8/2026) di Dome Lapang Belakang Putra. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun budaya berbahasa resmi (Inggris dan Arab) di lingkungan pondok. Acara dipandu menggunakan bahasa Arab sebagai bentuk pembiasaan komunikasi santri. Pembukaan dilakukan secara simbolis oleh KH. Mukhlis Aliyudin melalui pemukulan gong, pemotongan pita, serta penyerahan mahkota bahasa kepada santri teladan bahasa.

Prosesi Penobatan Duta Teladan Bahasa PM Al-Aqsha

Dalam sambutannya, Dr. KH. Mukhlis Aliyudin, M.Ag menegaskan bahwa PM Al-Aqsha akan memfokuskan penguatan bahasa Arab dan bahasa Inggris sebagai identitas pondok. Santri diarahkan membiasakan penggunaan bahasa isyarah, pemasangan mufradat di lingkungan pondok, serta meningkatkan pelafalan (pronunciation) dalam percakapan sehari-hari. Program kaderisasi bahasa juga melibatkan santri kelas 5 sebagai penyampai kosakata harian kepada seluruh santri.

Kegiatan pembukaan semakin semarak dengan penampilan public speaking dan story telling dalam bahasa Indonesia, Arab, dan Inggris yang dibawakan oleh perwakilan santri. Selain itu, terdapat penampilan lagu berbahasa Arab sebagai penutup rangkaian acara. Melalui program ini, PM Al-Aqsha berharap budaya berbahasa asing semakin berkembang sehingga mampu mencetak generasi “Cageur Bageur, Pinter dan Qurrata A’yun” yang unggul dalam karakter, akademik, dan komunikasi global.

Sesi Foto Bersama Duta Teladan Bahasa PM Al-Aqsha dengan Pimpinan PM Al-Aqsha

Adapun penampilan yang ditampilkan pada pembukaan program bahasa meliputi:

  • Public Speaking Bahasa Arab – Muhammad Khairul Akbar (Kelas 4)
  • Public Speaking Bahasa Inggris – Sayyid Munji Al-Hadi (Kelas 4)
  • Public Speaking Bahasa Indonesia – Rehan Zulfikar (Kelas 5)
  • Public Speaking Bahasa Arab – Muhammad Dafa Dhiyaulhaq (Kelas 5)
  • Story Telling Bahasa Inggris – Kayla Putri Apriliani (Kelas 3)
  • Public Speaking Bahasa Indonesia – Salwa Prasti Rengganis (Kelas 3)
  • Sing a Song Bahasa Arab – Putri Khairunnisa
Santri PM Al-Aqsha Sedang Mengikuti Kegiatan Pembukaan Bahasa dan Latihan Pidato

Melalui program ini, PM Al-Aqsha berharap budaya penggunaan bahasa Arab dan Inggris tidak hanya diterapkan dalam kegiatan resmi, tetapi juga menjadi kebiasaan santri dalam kehidupan sehari-hari. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, pondok menargetkan lahirnya generasi santri yang percaya diri, komunikatif, serta mampu bersaing dalam berbagai kompetisi akademik maupun non-akademik di tingkat nasional dan internasional.

Penulis: Muhammad Iqbal Azis