Prestasi Santri Pondok Modern Al-Aqsha

Perlombaan FTBI Tingkat Wilayah I Kabupaten Sumedang, Santri PM Al-Aqsha Raih Prestasi

Perlombaan FTBI Tingkat Wilayah I Kabupaten Sumedang, Santri PM Al-Aqsha Raih Prestasi

Sumedang – Santri Pondok Modern (PM) Al-Aqsha berhasil meraih hasil memuaskan dalam Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) jenjang SMP Tingkat di tingkat Wilayah I Kabupaten Sumedang. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Revitalisasi Bahasa Daerah (RBD) yang diselenggarakan melalui MGMP Bahasa Sunda di tingkat Wilayah I Kabupaten Sumedang. Berdasarkan surat undangan, kegiatan FTBI dilaksanakan pada Kamis (20/8/2026) mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai di SMPN 1 Tanjungsari.

FTBI menjadi ajang tahunan untuk mengenalkan dan mengembangkan kemampuan berbahasa Sunda sebagai bahasa ibu. Dalam perlombaan ini terdapat enam cabang yang diikuti peserta, yaitu sajak, biantara, nulis carpon, dongeng, aksara Sunda, dan borangan (ngabodor sorangan). Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi para santri untuk mengembangkan kemampuan berbahasa, bersastra, dan berkesenian Sunda.

Pada FTBI di tingkat Wilayah I Kabupaten Sumedang, santri PM Al-Aqsha berhasil memperoleh sejumlah prestasi. Adapun hasil yang diraih adalah sebagai berikut:

  • Anna Nurhalisa (3B) – Cabang Dongeng, Juara 1.
  • M. Nabil Zavier (3E) – Cabang Borangan, Juara 1.
  • Hafshah Nafeeza (3C) – Cabang Sajak, Juara 3.
  • Ratu Halilah Meila (3D) – Cabang Pupuh, Juara Harapan 1.
  • Putri Khairunnisa (3A) – Cabang Aksara Sunda, Juara Harapan 1.
  • Ahmad Husaini Wibowo (3E) – Cabang Aksara Sunda, Juara 3.
  • Jauzan Ihsan Putra (2H) – Cabang Carpon, Juara 3.
  • Husna Nur Alamsyah (3H) – Cabang Biantara, Juara Harapan 3.

Dari hasil tersebut, Anna Nurhalisa pada cabang Dongeng dan M. Nabil Zavier pada cabang Borangan berhasil meraih Juara 1. Keduanya berhak melanjutkan perlombaan ke tingkat berikutnya, yaitu FTBI antar wilayah se-Kabupaten Sumedang, sesuai ketentuan yang disampaikan dalam informasi kegiatan. Sementara itu, peserta yang memperoleh Juara 3 maupun Juara Harapan belum melanjutkan ke tahap berikutnya berdasarkan ketentuan yang diinformasikan.

Perlombaan FTBI Tingkat Wilayah I Kabupaten Sumedang

Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari bimbingan para pembimbing, yaitu Ustadz Encep Dadi Lukman, Ustadz Erick Jafar Sodik, Ustadz Jajang Rahmat, Ustadzah Anisa, serta pembimbing lainnya. Prestasi ini menjadi bentuk apresiasi terhadap kerja keras santri dan pembimbing dalam menjaga serta mengembangkan bahasa Sunda sebagai bahasa ibu.

Melalui prestasi dalam FTBI di tingkat Wilayah I Kabupaten Sumedang, PM Al-Aqsha berharap para santri dapat terus meningkatkan kemampuan bahasa dan budaya daerah. Khusus bagi dua peserta yang melaju ke tahap selanjutnya, dukungan dan doa dari Mudir serta seluruh civitas PM Al-Aqsha diharapkan dapat mengiringi perjuangan mereka agar memperoleh hasil yang maksimal.

Penulis: Muhammad Iqbal Azis

Kegiatan Pondok Pesantren

Kegiatan Bahasa PM Al-Aqsha “The Art of Delivering Vocabularies” dalam Peningkatan Bahasa Arab-Inggris PM Al-Aqsha.

Pembelajaran The Art of Delivering Vocabularies PM Al-Aqsha

Sumedang — Pondok Modern (PM) Al-Aqsha mengadakan kegiatan bahasa “The Art of Delivering Vocabularies” untuk melatih santri kelas 5 sebagai pengajar di kegiatan bahasa PM Al-Aqsha. Kegiatan bahasa tersebut diselenggarakan di Matham Lantai 2 Putri pada Sabtu (8/8/2026) pukul 20.00 WIB. Agenda ini bertujuan memberikan pengalaman dan pemahaman mengenai kaidah pengajaran serta cara menyampaikan kosakata bahasa Arab dan Inggris kepada santri PM Al-Aqsha.

Sambutan The Art of Vocabulary Delivery oleh Al-Ustadz Cical

Kegiatan diawali dengan sambutan Koordinator Bahasa, Al-Ustadz Cical Irmansyah. Ia menyampaikan bahwa kelas 5 dipilih sebagai pengajar bahasa karena mereka merupakan pengurus rayon yang mengetahui perkembangan kemampuan bahasa santri. “Kalian (kelas 5) merupakan orang yang terpilih oleh Koordinator Bahasa dan Mudir Ma’had (pimpinan pondok). Manfaatnya kalian bisa mengajar ketika ada Tarbiyah Amaliyah (ujian praktik mengajar) berlangsung,” kata Al-Ustadz Cical.

Materi The Art of Delivering Vocabularies bahasa Inggris disampaikan oleh Al-Ustadz Nisa Lailatul Qodriah. Sedangkan tata cara penyampaian kosakata bahasa Arab disampaikan oleh perwakilan Koordinator Bahasa. Materi tersebut menekankan bahwa pengajaran kosakata tidak hanya dilakukan dengan menghafal dan menerjemahkan, tetapi harus disampaikan dengan metode yang menarik. Pengajar juga dapat menggunakan benda nyata atau gambar, contoh kalimat, gerakan tubuh atau Total Physical Response (TPR), serta terjemahan.

Partisipasi Santri dan Santriwati Kelas 5 dalam Acara Bahasa

Dalam penyampaian mufradat, metode dilakukan secara bertahap melalui pengucapan kosakata, pengulangan, pemberian arti, contoh kalimat, tanya jawab, praktik, pengulangan kembali, menulis kosakata, dan membuat kalimat. Pola tersebut bertujuan agar santri tidak hanya mengetahui arti kosakata, tetapi juga mampu menggunakannya dalam percakapan sehari-hari.

Materi pelatihan juga membahas pentingnya persiapan pengajar sebelum menyampaikan kosakata. Pengajar perlu menyiapkan sabburoh, memastikan ejaan dan tata bahasa, serta memeriksa pelafalan, khususnya dalam bahasa Inggris. Setelah itu, proses pembelajaran mengulang kosakata sebelumnya, menyampaikan kosakata baru, memberikan contoh kalimat, dan melakukan takrir atau pengulangan dengan variasi agar pembelajaran tidak membosankan.

Melalui The Art of Delivering Vocabularies, santri kelas 5 diharapkan mampu menjadi pengajar bahasa yang baik dan kreatif. Pembekalan ini diharapkan membantu santri PM Al-Aqsha menguasai bahasa Arab dan Inggris secara bertahap serta mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Penulis : Muhammad Iqbal Azis

Kegiatan Pondok Pesantren

PM Al-Aqsha Resmi Membuka Kegiatan Bahasa dan Public Speaking 2026-2027

Pembukaan Kegiatan Bahasa dan Latihan Pidato PM Al-Aqsha

SUMEDANG – Pondok Modern (PM) Al-Aqsha resmi membuka Kegiatan Bahasa dan Latihan Pidato pada Rabu (3/8/2026) di Dome Lapang Belakang Putra. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun budaya berbahasa resmi (Inggris dan Arab) di lingkungan pondok. Acara dipandu menggunakan bahasa Arab sebagai bentuk pembiasaan komunikasi santri. Pembukaan dilakukan secara simbolis oleh KH. Mukhlis Aliyudin melalui pemukulan gong, pemotongan pita, serta penyerahan mahkota bahasa kepada santri teladan bahasa.

Prosesi Penobatan Duta Teladan Bahasa PM Al-Aqsha

Dalam sambutannya, Dr. KH. Mukhlis Aliyudin, M.Ag menegaskan bahwa PM Al-Aqsha akan memfokuskan penguatan bahasa Arab dan bahasa Inggris sebagai identitas pondok. Santri diarahkan membiasakan penggunaan bahasa isyarah, pemasangan mufradat di lingkungan pondok, serta meningkatkan pelafalan (pronunciation) dalam percakapan sehari-hari. Program kaderisasi bahasa juga melibatkan santri kelas 5 sebagai penyampai kosakata harian kepada seluruh santri.

Kegiatan pembukaan semakin semarak dengan penampilan public speaking dan story telling dalam bahasa Indonesia, Arab, dan Inggris yang dibawakan oleh perwakilan santri. Selain itu, terdapat penampilan lagu berbahasa Arab sebagai penutup rangkaian acara. Melalui program ini, PM Al-Aqsha berharap budaya berbahasa asing semakin berkembang sehingga mampu mencetak generasi “Cageur Bageur, Pinter dan Qurrata A’yun” yang unggul dalam karakter, akademik, dan komunikasi global.

Sesi Foto Bersama Duta Teladan Bahasa PM Al-Aqsha dengan Pimpinan PM Al-Aqsha

Adapun penampilan yang ditampilkan pada pembukaan program bahasa meliputi:

  • Public Speaking Bahasa Arab – Muhammad Khairul Akbar (Kelas 4)
  • Public Speaking Bahasa Inggris – Sayyid Munji Al-Hadi (Kelas 4)
  • Public Speaking Bahasa Indonesia – Rehan Zulfikar (Kelas 5)
  • Public Speaking Bahasa Arab – Muhammad Dafa Dhiyaulhaq (Kelas 5)
  • Story Telling Bahasa Inggris – Kayla Putri Apriliani (Kelas 3)
  • Public Speaking Bahasa Indonesia – Salwa Prasti Rengganis (Kelas 3)
  • Sing a Song Bahasa Arab – Putri Khairunnisa
Santri PM Al-Aqsha Sedang Mengikuti Kegiatan Pembukaan Bahasa dan Latihan Pidato

Melalui program ini, PM Al-Aqsha berharap budaya penggunaan bahasa Arab dan Inggris tidak hanya diterapkan dalam kegiatan resmi, tetapi juga menjadi kebiasaan santri dalam kehidupan sehari-hari. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, pondok menargetkan lahirnya generasi santri yang percaya diri, komunikatif, serta mampu bersaing dalam berbagai kompetisi akademik maupun non-akademik di tingkat nasional dan internasional.

Penulis: Muhammad Iqbal Azis

Kegiatan Pondok Pesantren

Jatinangor Bersih PM Al-Aqsha Sebagai Wujud Kepedulian Santri terhadap Lingkungan

Jatinangor Bersih Jaber PM Al-Aqsha

Sumedang – Pondok Modern (PM) Al-Aqsha kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap lingkungan melalui program Jatinangor Bersih (Jaber) yang dilaksanakan pada Ahad (2/8/2026). Kegiatan Jatinangor Bersih PM Al-Aqsha ini menjadi bagian dari rangkaian Pekan Perkenalan Khutbatul ‘Arsy (PPKA) dan dilaksanakan bersamaan dengan pawai tahunan. Program Jaber diinisiasi oleh Bagian Kebersihan OPPMA (setara OSIS) yang dikelola santri kelas 6 Angkatan Abdurrahman bin Auf. Seluruh tim Jaber ditempatkan pada barisan terakhir pawai sebagai tim sweeping sampah yang bertugas memastikan rute pawai tetap bersih. Kegiatan ini menjadi bentuk pengabdian santri kepada masyarakat sekaligus menanamkan karakter peduli lingkungan melalui aksi nyata.

Tim Jaber tidak hanya membersihkan sampah yang dihasilkan selama pawai, tetapi juga membantu membersihkan area di sekitar warung dan toko yang dilalui peserta pawai. Sampah yang terkumpul kemudian diangkut menggunakan mobil pengangkut sampah agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat. Seluruh petugas dibagi ke dalam beberapa pos pengawasan yang tersebar di sepanjang jalur pawai sehingga proses pembersihan berlangsung lebih efektif. Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa pelaksanaan PPKA tidak hanya berorientasi pada kegiatan seremonial, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi lingkungandan masyarakat sekitar.

Untuk Pembersihan, rute Jaber mencakup 20 titik pengawasan, yaitu:

  1. Lapangan Dome
  2. Depan Masjid
  3. Gang Pondok
  4. Sebrang POM
  5. Depan IPDN
  6. Depan IKOPIN
  7. Depan Sabusu (Pos Kesehatan 1)
  8. Depan ITB
  9. Depan Gedung Diklat
  10. Pangkalan Ojek Pangdam
  11. Sebrang Dimsum Kaibun
  12. Depan Dunkin Donuts (Pos Kesehatan 2)
  13. Depan Toko AA
  14. Depan Soto Lamongan
  15. Sebrang Griya
  16. Sebrang Louvin
  17. Kingkom/Pertigaan (Pos Kesehatan 3)
  18. Sebrang Gacoan
  19. Sebrang POM Bensin
  20. Sebrang Bank BJB

Seluruh titik tersebut dijaga oleh guru dan panitia yang bertugas mengawasi jalannya pawai sekaligus memastikan kebersihan sepanjang rute tetap terpelihara.

Progres Pembersihan Jalan Jatinagor Bersih (Jaber) PM Al-Aqsha

Salah satu tim Jaber, Al-Ustadz Angga Rizinida, menegaskan bahwa program ini menjadi wujud kepedulian santri terhadap lingkungan. “Kita jaga Jatinangor kebersihannya melalui Jaber (Jatinangor Bersih),” ujarnya. Melalui kegiatan ini, PM Al-Aqsha berharap santri memiliki sense of belonging terhadap lingkungan, baik di dalam maupun di luar pondok, sehingga nilai kebersihan menjadi bagian dari karakter santri dalam kehidupan sehari-hari.

Penulis: Muhammad Iqbal Azis

Kegiatan Pondok Pesantren

Puncak Acara PPKA: Apel Tahunan Pondok Modern (PM) Al-Aqsha Tahun Ajaran 2026–2027

Apel Tahunan PPKA Pondok Modern (PM) Al-Aqsha Jatinagor Sumedang

SUMEDANG – Pondok Modern (PM) Al-Aqsha resmi menggelar Apel Tahunan Pekan Perkenalan Khutbatul ‘Arsy (PPKA) Tahun Ajaran 2026–2027 pada Ahad (2/8/2026) di Lapangan Belakang Dome Putra. Kegiatan Apel Tahunan ini menjadi puncak rangkaian PPKA sekaligus menandai dimulainya tahun ajaran baru bagi seluruh santri PM Al-Aqsha tahun 2026. Upacara diikuti oleh seluruh santri, dewan guru, serta tamu undangan dari unsur pemerintahan Kecamatan Jatinangor. Rangkaian apel diawali dengan masuknya komandan pleton, persiapan barisan, laporan pemimpin upacara, pengibaran Bendera Merah Putih, hingga inspeksi pasukan oleh Inspektur Upacara sesuai susunan acara resmi PPKA 2026.

Barisan Santrwati dalam Rangka Apel Tahunan PPKA PM Al-Aqsha

Dalam amanat Apel Tahunan, Pimpinan Pondok Modern Al-Aqsha Dr. K.H Mukhlis Aliyudin, M.Ag menegaskan bahwa Apel Tahunan merupakan puncak kegiatan PPKA yang menjadi tradisi pondok-pondok modern yang berafiliasi dengan Gontor. Beliau juga mengingatkan seluruh civitas pondok agar seluruh kegiatan pondok tidak mengganggu proses belajar mengajar karena pendidikan tetap menjadi prioritas utama. Selain itu, PM Al-Aqsha kembali menguatkan program peningkatan kemampuan bahasa Arab dan bahasa Inggris sebagai identitas mahkota pondok yang telah dikenal sejak awal berdirinya. Penguatan karakter Cageur, Bageur, Pinter, serta visi membentuk generasi Qurrata A’yun (generasi yang bermanfaat bagi nusa dan bangsa), juga kembali ditegaskan sebagai arah pembinaan santri.

Penampilan Pembukaan Pekan Perkenalanan Khutbatul Arsy (PPKA) dalam Acara Apel Tahunan.

Setelah upacara selesai, acara dilanjutkan dengan berbagai penampilan kreativitas santri yang menampilkan perpaduan budaya, seni, dan keterampilan. Penampilan tersebut meliputi Palang Pintu, Musik Tradisi, Demonstrasi Ekstrakurikuler, Bela Diri, Gymbas, Dance Brazil, Semaphore, Tari Kombinasi, Reog, hingga penampilan penutup (Closing). Selanjutnya panitia mengumumkan hasil Lomba Ketangkasan Baris Berbaris (LKBB) yang dibacakan oleh MABIKORI Pondok Modern Al-Aqsha, Ustadz Jenal Mutakin, S.Pd.I.

Penampilan Closing Apel Tahunan PPKA PM Al-Aqsha

Apel Tahunan kemudian ditutup dengan Parade Akbar yang diikuti seluruh civitas Pondok Modern Al-Aqsha. Parade menampilkan barisan transportasi pondok, seragam santri dan santriwati, pakaian adat Nusantara, Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah, Paskibra, guru pengabdian, santri akhir KMMI, hingga parade konsulat dari berbagai daerah seperti Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Sumedang, Cimahi, Jabodetabekjur, Purwasuka, Majalengka, Garut, Tasikmalaya, dan luar Pulau Jawa. Parade menjadi penutup rangkaian PPKA sekaligus menggambarkan semangat persatuan dalam keberagaman yang menjadi ciri khas kehidupan di Pondok Modern Al-Aqsha.

Hasil Kejuaraan Lomba Ketangkasan Baris Berbaris (LKBB)

Putra (Kategori Santri Baru)

  • Juara 1: Kelas 4E
  • Juara 2: Kelas 4D
  • Juara 3: Kelas 1E
  • Danton Terbaik: M. Randhika Al Khairy (4E)

Putra (Kategori Santri Lama)

  • Juara 1: Kelas 3F
  • Juara 2: Kelas 2G
  • Juara 3: Kelas 3G
  • Danton Terbaik: Zamzam Achmad Fauzi (3F)

Penghargaan Khusus

  • Kostum Terbaik: Kelas 6
  • Wali Kelas Terbaik: Ustadz Hilmi Sholahudin, M.Hum
Pasukan Paskibra PM Al-Aqsha dalam Apel Tahunan PPKA

Putri (Kategori Santri Baru)

  • Juara 1: Kelas 1A
  • Juara 2: Kelas 1C
  • Juara 3: Kelas 1B
  • Danton Terbaik: Azzalea Zalfa Qaireen (1A)

Putri (Kategori Santri Lama)

  • Juara 1: Kelas 3D
  • Juara 2: Kelas 4C
  • Juara 3: Kelas 5A
  • Danton Terbaik: Rifa Humaira (4B)

Penghargaan Khusus

  • Wali Kelas Terbaik: Ustadzah Windi Widiawaty, S.Ag
  • Kostum Terbaik: Kelas 4B

Penulis : Muhammad Iqbal Azis

Kegiatan Pondok Pesantren

LKBB PPKA PM Al-Aqsha 2026 Menanamkan Disiplin, Kekompakan, dan Jiwa Kepemimpinan Santri

Kostum Santri dalam Mengikuti Lomba LKBB.

Sumedang – Pondok Modern (PM) Al-Aqsha menyelenggarakan Lomba Ketangkasan Baris Berbaris (LKBB) dalam rangkaian Pekan Perkenalan Khutbatul Arsy (PPKA) Tahun Ajaran 2026–2027 pada Rabu (29/7/2026). Perlombaan yang bertujuan menanamkan kedisiplinan, tanggung jawab, kekompakan, dan kepemimpinan ini digelar di Lapangan Belakang Dome untuk santri putra serta Lapangan Depan PMAl-Aqsha untuk santri putri. Acara dibuka pada pukul 07.30 WIB oleh Kepala Bagian Pengasuhan Santri, Al-Ustadz Jajang Rahmad bersama Al-Ustadzah Nida Nurfazriah.

LKBB tahun ini diikuti oleh perwakilan kelas 1 (SMP) hingga kelas 6 (SMA). Setiap kelas mendelegasikan satu regu beranggotakan 13 orang, termasuk seorang Komandan Peleton (Danton). Persiapan matang telah dilakukan setiap regu melalui latihan rutin seusai makan siang dan salat Isya sejak Senin (20/7/2026). Latihan tersebut dibimbing langsung oleh wali kelas dan pengurus kelas 5 (Mudabbir) demi mematangkan kekompakan dan ketepatan gerakan.

Lomba Ketangkasan Baris-Berbaris (LKBB) Santri PM Al-Aqsha

Berdasarkan juknis, setiap regu tampil selama 5–8 menit dan wajib hadir 10 menit sebelumnya untuk mengambil nomor undian. Komandan Peleton (Danton) harus menempati titik yang ditentukan untuk melapor pada awal dan akhir penampilan. Peserta akan mengalami pengurangan nilai jika keluar dari batas arena, serta diwajibkan mengenakan kostum yang rapi, sopan, dan kreatif. Untuk materi lomba, peserta harus memperagakan gerakan dasar (seperti sikap sempurna, lencang, dan hadap). Kemudian diiringi serta gerakan perubahan arah berjalan (langkah tegap, variasi belok, dan lainnya). Namun, khusus santri kelas 1 dan 4 tidak diwajibkan menampilkan gerakan perubahan arah berjalan.

Kostum Santri dalam Mengikuti Lomba LKBB.

Dewan juri akan menilai penampilan secara komprehensif, mencakup aspek kerapihan, kekompakan formasi, tingkat kesulitan, kepemimpinan Danton, penguasaan lapangan, hingga kreativitas atribut. Pada akhirnya, PM Al-Aqsha berharap kegiatan LKBB ini dapat membuat santri terbiasa mengaplikasikan kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari, sebagai bekal untuk menjadi pribadi berakhlak mulia dan tangguh dalam mengemban amanah.

Penulis : Muhammad Iqbal Azis

Kegiatan Pondok Pesantren

Kegiatan PPKA : Perjusami (Perkemahan Jum’at Sabtu Minggu) PM Al-Aqsha.

Agenda Perjusami PM Al-Aqsha Jatinangor Sumedang

Sumedang – Pondok Modern (PM) Al-Aqsha menggelar kegiatan Perkemahan Jumat, Sabtu, Minggu (PERJUSAMI) sebagai bagian dari rangkaian Pekan Perkenalan Khutbatul Arsy (PPKA) Tahun Ajaran 2026–2027. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai Jumat (24/7/2026) hingga Ahad (26/7/2026) dengan melibatkan seluruh santri baru sebagai peserta utama. PERJUSAMI diselenggarakan sebagai media pengenalan kehidupan kepramukaan sekaligus membentuk karakter, kemandirian, kedisiplinan, dan kerja sama antarsantri. Selain diikuti santri baru, kegiatan ini juga mendapat dukungan dari santri lama dan panitia yang turut membantu kelancaran seluruh rangkaian acara. Seluruh agenda disusun sebagai bagian dari proses adaptasi santri terhadap kehidupan di Pondok Modern Al-Aqsha.

Kegiatan Jelajah Alam PM Al-Aqsha dalam Agenda PERJUSAMI

Hari pertama diawali dengan pembukaan PERJUSAMI, dilanjutkan pembacaan tata tertib, pembagian gugus depan (Gudep), serta kegiatan kebersihan kelas. Setelah itu, santri mengikuti berbagai perlombaan kepramukaan seperti lomba pionering, Toxic Ball, dan SMS, sebelum ditutup dengan evaluasi panitia serta istirahat peserta. Rangkaian kegiatan tersebut bertujuan menanamkan nilai kedisiplinan, kekompakan, serta tanggung jawab sejak awal mengikuti kehidupan di pesantren.

Moment Api Unggun PM Al-Aqsha

Pada hari kedua, peserta mengikuti Jelajah Alam Al-Aqsha yang menjadi salah satu kegiatan utama PERJUSAMI. Dalam kegiatan tersebut, santri dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk menyelesaikan berbagai tantangan yang telah disiapkan panitia di setiap pos. Melalui kegiatan jelajah alam, peserta dilatih untuk meningkatkan kemampuan bekerja sama, kepemimpinan, komunikasi, serta kepedulian terhadap sesama dan lingkungan. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan lomba bola voli, persiapan malam api unggun, hingga Malam Api Unggun Gembira LPKA 2026 yang menjadi puncak kegiatan PERJUSAMI. Suasana kebersamaan semakin terasa melalui berbagai penampilan santri yang turut memeriahkan malam api unggun.

Penampilan Santriwan dalam malam Api Unggun

Rangkaian PERJUSAMI PM Al-Aqsha ditutup pada Ahad (26/7/2026) dengan upacara penutupan, pembacaan para juara, dan pembagian hadiah. Melalui kegiatan ini, PM Al-Aqsha berharap para santri mampu beradaptasi dengan lingkungan pondok, memiliki jiwa kepemimpinan, kebersamaan dan kemandirian.

(Penulis: Muhammad Iqbal Azis)

Kegiatan Pondok Pesantren

Kegiatan PPKA : Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) di PM Al-Aqsha

Sumedang – Pondok Modern (PM) Al-Aqsha menyelenggarakan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) sebagai bagian dari rangkaian Pekan Perkenalan Khutbatul Arsy (PPKA) Tahun Ajaran 2026–2027. Porseni ini berlangsung sejak Senin (20/7/2026) sampai Kamis (23/7/2026) dan diikuti oleh santri baru serta santri lama sesuai kategori perlombaan yang telah ditentukan. Porseni diselenggarakan sebagai sarana mempererat ukhuwah, menumbuhkan sportivitas, sekaligus memberikan ruang bagi santri untuk mengembangkan bakat di bidang olahraga dan seni. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi media pembelajaran karakter melalui kerja sama, disiplin, kreativitas, dan tanggung jawab selama mengikuti rangkaian PPKA.

Perlombaan Futsal Porseni PM Al-Aqsha

Perlombaan Porseni Putra mempertandingkan cabang Futsal, Voli Kaligrafi dan Sing a Song. Sedangkan Porseni Putri mempertandingkan Hula Hoop, Bola Beracun, Voli, Senam Buta, Solo Vocal, dan Menggambar. Seluruh perlombaan dilaksanakan di lingkungan Pondok Modern Al-Aqsha dengan didampingi panitia, guru, serta pengurus Organisasi Pelajar Pondok Modern Al-Aqsha (OPPMA). Melalui berbagai cabang perlombaan tersebut, santri didorong untuk menampilkan kemampuan terbaiknya sekaligus membangun semangat kebersamaan antarkelas.

Hasil Kejuaraan Porseni Putra :

  • Lomba Futsal Santri Lama dimenangkan oleh XI STK 3 sebagai Juara 1 dan Alif 1 sebagai Juara 2.
  • Lomba Futsal Santri Baru dimenangkan oleh UBK 4 sebagai Juara 1 dan UBK 1 sebagai Juara 2
  • Nominasi Best Player Futsal diraih oleh Naizar.
  • Nominasi Top Score Futsal diraih oleh Akrom
  • Nominasi Best Keeper Futsal diraih oleh Iman.
  • Nominasi Best Player Voli diraih oleh I2.
  • Lomba Voli Putra dimenangkan oleh XI SHB 3 sebagai Juara 1, Alif 1 sebagai Juara 2, dan 3E sebagai Juara 3.
  • Lomba Kaligrafi Putra dimenangkan oleh Kelas 3 sebagai Juara 1 dan Kelas 2 sebagai Juara 2
  • Lomba Solo Song Putra dimenangkan oleh Revan (Kelas 5) sebagai Juara 1 dan Radhif (Kelas 4) sebagai Juara 2.
Perlombaan Bola Tusuk Porseni Santriwati PM AL-Aqsha

Hasil Kejuaraan Porseni Putri :

  • Lomba Hula Hoop Kelas 1 dimenangkan oleh Alysha Zahra sebagai Juara 1.
  • Lomba Hula Hoop Kelas 2 dimenangkan oleh Nadirah Aflah Alesha sebagai Juara 1.
  • Lomba Hula Hoop Kelas 3 dimenangkan oleh Kaila Amira Putri sebagai Juara 1.
  • Lomba Hula Hoop Kelas 4 dimenangkan oleh Asyila Hanifah sebagai Juara 1.
  • Lomba Hula Hoop Kelas 5 dimenangkan oleh Razwa Amira Batrisya sebagai Juara 1.
  • Lomba Bola Beracun Santri Lama dimenangkan oleh Kelas 5 sebagai Juara 1.
  • Lomba Bola Beracun Santri Baru dimenangkan oleh Kelas 4 sebagai Juara 1.
  • Lomba Voli Putri Santri Lama dimenangkan oleh Kelas 5 sebagai Juara 1.
  • Lomba Voli Putri Santri Baru dimenangkan oleh Kelas 4 sebagai Juara 1.
  • Lomba Senam Buta memberikan penghargaan Tim Terkompak kepada Kelas 5.
  • Nominasi Best Kostum Senam Buta diraih oleh Kelas 3.
  • Nominasi Peserta Tersemangat Senam Buta diraih oleh Kenza Syamela.
  • Lomba Solo Vocal Santri Lama dimenangkan oleh Mutiara (Kelas 2) sebagai Juara 1.
  • Lomba Solo Vocal Santri Baru dimenangkan oleh Rifa Humaira (Kelas 4) sebagai Juara 1.
  • Lomba Menggambar Kelas 2 dimenangkan oleh Anindia Ghaida sebagai Juara 1.
  • Lomba Menggambar Kelas 4 masih menunggu data resmi dari panitia.
Perlombaan Porseni Voly PM Al-Aqsha

Melalui kegiatan Porseni, PM Al-Aqsha berharap seluruh santri mampu mengembangkan bakat dibidang olahraga dan seni sejak menjalani kehidupan di pesantren. Kegiatan ini juga diharapkan mempererat ukhuwah antarsantri, menumbuhkan jiwa kompetitif yang sehat, serta membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama sebagai bagian dari pendidikan di Pondok Modern Al-Aqsha.

Penulis : Muhammad Iqbal Azis

Kegiatan Pondok Pesantren

Pekan Perkenalan Khutbatul Arsy PM Al-Aqsha Menjadi Awal Adaptasi Santri Baru Tahun Ajaran 2026–2027

Pekan Perkenalan Khutbatul Arsy (PPKA) dan MPLS Santri PM Al-Aqsha 1 (1)

Sumedang – Pondok Modern (PM) Al-Aqsha resmi membuka Pekan Perkenalan Khutbatul Arsy (PPKA) sebagai kegiatan pengenalan lingkungan pondok. Perkenalan tersebut diperkenankan bagi santri baru dan lama Tahun Ajaran 2026–2027 pada Ahad (19/7/2026). Kegiatan yang berlangsung hingga Jumat (24/7/2026) ini menjadi langkah awal bagi santri baru jenjang SMP dan SMA. Pekan Perkenalan Khutbatul Arsy bertujuan untuk mengenal sistem pendidikan, budaya pesantren, serta kehidupan asrama sebelum mengikuti proses pembelajaran.

PPKA sendiri merupakan bentuk pengenalan lingkungan pondok yang memiliki tujuan serupa dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). MPLS atau PPKA ini diselenggarakan berdasarkan tradisi pendidikan Pondok Modern Al-Aqsha .

MPLS Ramah dalam Kegiatan Perkan Perkenalan Khutbatul Arsy PM Al-Aqsha

Selama pelaksanaan PPKA, santri baru mengikuti berbagai materi, di antaranya kuliah umum kepesantrenan, Wiyata Mandala, sejarah Pondok Modern Al-Aqsha. Disambung dengan pengenalan kurikulum, tata tertib santri, serta pengenalan organisasi dan ekstrakurikuler. Selain itu, santri juga mendapatkan pembinaan mengenai kedisiplinan, bahaya narkoba, kesehatan mental, penggunaan media sosial secara bijak, serta motivasi belajar.

MPLS Ramah dalam Kegiatan Perkan Perkenalan Khutbatul Arsy PM Al-Aqsha Santriwati Putri

Sebagai bagian dari pembentukan karakter, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Perlombaan Porseni (Pekan Olahraga Dan Seni) dan PERJUSAMI (Perkemahan Jumat Sabtu Minggu) yang diisi dengan latihan kepemimpinan, jelajah alam. Kemudian disambung dengan  persiapan Apel Tahunan Pondok Modern Al-Aqsha. Seluruh materi dan kegiatan tersebut dirancang untuk membantu santri beradaptasi dengan kehidupan pesantren secara bertahap.

Sesi Perfotonan Peserta MPLS dan PPKA Dari Santri PM Al-Aqsha

Melalui Pekan Perkenalan Khutbatul Arsy, PM Al-Aqsha berharap santri baru mampu mengenal lingkungan pondok, membangun kedisiplinan, serta menumbuhkan semangat menuntut ilmu. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi fondasi dalam membentuk karakter santri yang mandiri, bertanggung jawab, dan berakhlakul karimah yang menjadi generasi Qurrata A’yun. Harapan tersebut sesuai dengan nilai-nilai yang dikembangkan Pondok Modern Al-Aqsha.

Penulis : Muhammad Iqbal Azis

Kegiatan Pondok Pesantren

Pengangkatan Pengurus Asrama (Mudabbir dan Mudabbirah) Baru Angkatan ke-9 (SMA) “Uwais Al-Qorni” PM Al-Aqsha

Pengangkatan Pengurus Asrama (Mudabbir dan Mudabbirah) Baru Angkatan ke-9 (SMA) "Uwais Al-Qorni" PM Al-Aqsha

Sumedang – Pondok Modern (PM) Al-Aqsha menggelar Pengangkatan Pengurus Asrama Mudabbir dan Mudabbirah sebagai bagian dari proses kaderisasi menuju kepengurusan Organisasi Pelajar Pondok Modern Al-Aqsha (OPPMA). Kegiatan pengangkatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (21/7/2026) pukul 20.00 WIB di Aula Dome Asrama Putra. Pengangkatan ini menjadi bentuk peresmian Mudabbir sebagai salah satu penggerak dalam menjalankan dinamika kehidupan santri di pondok. Seluruh Mudabbir yang dilantik berasal dari Angkatan ke-9 (SMA) “Uwais Al-Qarni” yang dipersiapkan untuk mengemban amanah kepemimpinan di lingkungan pesantren.

Jumlah Mudabbir dan Mudabbirah yang dilantik sebanyak 150 personel, terdiri atas 70 santri putra dan 80 santri putri. Para pengurus ditempatkan pada berbagai rayon dengan struktur organisasi yang meliputi ketua, sekretaris, bendahara, seksi disiplin, seksi bahasa, seksi ubudiyah, serta seksi kebersihan. Struktur tersebut disusun untuk mendukung pembinaan, pelayanan, dan pengawasan santri di setiap asrama. Melalui pembagian tugas tersebut, setiap pengurus diharapkan mampu menjalankan amanah sesuai bidangnya masing-masing.

Pengurus Mudabbirah sedang melakukan Ikrar Pengurus Rayon

Pengangkatan Pengurus Asrama Mudabbir dilakukan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Pimpinan PM Al-Aqsha. Dalam keputusan tersebut dijelaskan bahwa Mudabbir memiliki tugas melaksanakan pengawasan, pembinaan, dan pelayanan kepada santri di lingkungan asrama. Amanah tersebut menuntut setiap pengurus memiliki integritas, tanggung jawab, serta mampu menjadi teladan bagi santri lainnya. Nilai-nilai tersebut menjadi landasan utama dalam menjalankan kepengurusan selama satu periode.

Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ihsan Maulana, santri kelas 3 SMP. Acara kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Himne Oh Pondokku. Selanjutnya dilakukan pembacaan nama-nama Mudabbir dan Mudabbirah yang dilantik, dilanjutkan dengan pembacaan ikrar pengurus sebagai bentuk komitmen menjalankan amanah. Setelah prosesi pelantikan selesai, acara dilanjutkan dengan penyampaian nasihat oleh Pimpinan PM Al-Aqsha, K.H. Mukhlis Aliyudin, M.Ag.

Pesan dan Nasehat oleh Pimpinan PM Al-Aqsha Dr.K.H Mukhlis Aliyudin, M.Ag

Pelantikan Pengurus Asrama Mudabbir Angkatan Uwais Al-Qorni

Dalam nasihatnya, K.H. Mukhlis Aliyudin, M.Ag. menekankan pentingnya meningkatkan budaya bahasa sebagai mahkota identitas pondok. Beliau menyampaikan bahwa branding Angkatan Uwais Al-Qarni sebagai pengurus adalah peningkatan kemampuan berbahasa Inggris dan bahasa Arab. Menurut beliau, PM Al-Aqsha pada masa sebelumnya dikenal memiliki budaya bahasa yang sangat baik sehingga mendapat pengakuan dari berbagai pihak. Beliau juga mengingatkan agar para pengurus mampu menghidupkan kembali budaya tersebut melalui keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.

Pengurus Mudabbiroh Angkatan Uwais Al-Qorni

Pelantikan Pengurus Asrama Mudabbir bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan menjadi awal tanggung jawab bagi para pengurus dalam menjalankan amanah pondok. Pengangkatan ini menjadi langkah awal bagi Angkatan Uwais Al-Qarni untuk belajar memimpin melalui kepengurusan rayon sebelum mengemban amanah sebagai pengurus OPPMA. Melalui pengalaman tersebut, para Mudabbir dan Mudabbirah diharapkan mampu membantu kinerja OPPMA serta para asatidz dalam membina kehidupan santri di Pondok Modern Al-Aqsha. Dengan demikian, proses kaderisasi kepemimpinan di PM Al-Aqsha dapat terus berjalan secara berkesinambungan.

Penulis : Muhammad Iqbal Azis