Kegiatan Pondok Pesantren

Pembelajaran Metode Menghafal Al-Qur’an melalui Al-Hufaz PM Al-Aqsha

Pembelajaran Metode Menghafal Al-Qur’an melalui Al-Hufaz PM Al-Aqsha bersama Santri PM Al-Aqsha

Sumedang — Pondok Modern (PM) Al-Aqsha menggelar kegiatan Peningkatan Pengajaran Tahfidz melalui Metode Al-Hufaz sebagai upaya mencetak generasi Qur’ani di era digitalisasi. Kegiatan yang berlangsung di Dome Lapang Belakang Putra pada Kamis (20/8/2026) ini diikuti oleh seluruh santri serta guru mata pelajaran yang mengajar pada hari pelaksanaan seminar. Kegiatan diawali dengan ice breaking dan tadarus bersama surat Al-Mulk.

Pembukaan kegiatan disampaikan oleh Ahmad Maulana Ishaq selaku Wakil Pimpinan PM Al-Aqsha. Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Maulana Ishaq juga memberikan cenderamata PM Al-Aqsha kepada pemateri. Pemaparan materi disampaikan oleh Al-Ustadz Ahmad Qomarudin dengan memperkenalkan Al-Hufaz sebagai mushaf Al-Qur’an yang menggunakan metode lima blok warna.

Metode Al-Hufaz dirancang untuk membantu santri menghafal ayat Al-Qur’an secara mudah, terpadu, dan terstruktur. Lima blok warna dalam mushaf tersebut dapat digunakan untuk membagi target hafalan berdasarkan lima waktu salat dalam satu hari. Sementara itu, bagi pemula diterapkan metode One Day One Color (ODOC), yaitu menghafal Al-Qur’an dengan target satu blok warna dalam satu hari. Metode ini diharapkan dapat memberikan pola hafalan yang lebih sistematis bagi santri.

Pembelajaran Metode Menghafal Al-Qur’an melalui Al-Hufaz PM Al-Aqsha bersama Santri PM Al-Aqsha

Menurut Al-Ustadz Ahmad Qomarudin, metode Al-Hufaz memiliki sejumlah keunggulan dalam membantu proses menghafal Al-Qur’an. Keunggulan tersebut antara lain adanya penanda awal dan akhir ayat yang menjadi kisi-kisi untuk memudahkan hafalan, termasuk ketika membaca ayat di bagian tengah. Metode ini juga membuat proses menghafal Al-Qur’an menjadi lebih terpadu dan terstruktur, khususnya bagi pemula. Selain itu, penggunaan lima blok warna membuat tampilan mushaf lebih menarik sehingga pembaca dapat lebih fokus dalam menghafalkan ayat Al-Qur’an.

Melalui kegiatan ini, PM Al-Aqsha berharap metode Al-Hufaz dapat menjadi salah satu pendekatan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran tahfidz. Penerapan metode tersebut juga diharapkan membantu santri menghafal Al-Qur’an secara bertahap, terarah, dan konsisten. Dengan demikian, pembelajaran tahfidz tidak hanya berorientasi pada jumlah hafalan, tetapi juga membangun kedisiplinan dan kecintaan santri terhadap Al-Qur’an

Penulis: Muhammad Iqbal Azis.

Prestasi Santri Pondok Modern Al-Aqsha

Santri PM Al-Aqsha Raih Juara Umum Pentas PAI Jenjang SMP se-Wilayah 1 Kabupaten Sumedang

Santri PM Al-Aqsha Raih Juara Umum Pentas PAI

Sumedang – Prestasi kembali diraih oleh santri Pondok Modern (PM) Al-Aqsha dalam lomba Pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) SMP se-Wilayah 1 Sumedang Tahun 2026. Para perwakilan santri berhasil meraih berbagai prestasi dalam beragam bidang. Prestasi tersebut sekaligus membawa PM Al-Aqsha meraih Juara Umum Pentas PAI Jenjang SMP se-Wilayah 1 Kabupaten Sumedang pada Sabtu (22/8/2026). Capaian ini menjadi kabar gembira sekaligus bentuk syiar positif bagi kemajuan Pondok Modern Al-Aqsha.

Berbagai prestasi berhasil diraih santri PM Al-Aqsha dalam sejumlah cabang perlombaan. Adapun daftar prestasi yang diraih adalah sebagai berikut:

 Daftar Prestasi Santri PM Al-Aqsha

  1. Reyna Anggraeni Putri – LCC (Lomba Cerdas Cermat), Juara 1.
  2. Athaya Naurah Syahirah – LCC, Juara 1.
  3. Zilan Haura Izdihar – MHQ (Musabaqah Hifdzil Qur’an), Juara 1.
  4. Ahmad Husaini Wibowo – LCC, Juara 1.
  5. Indra Kelana Anshori Hariri – Kaligrafi, Juara 1.
  6. Rafsan Maulana Sutandiana – Pidato, Juara 1.
  7. Callysta Azalia Tshasiswoyo – Poster, Juara 2.
  8. Taqiyya Zen Meizar – Olimpiade, Juara 2.
  9. Zalfa Kayla Rahma – Kaligrafi, Juara 2.
  10. Salwa Prasti Rengganis – Pidato, Juara 2.
  11. Putri Khairunnisa Alfatihani – MTQ (Musabaqatul Tilawatil Qur’an), Juara 3.
  12. Fathian Rosada – MTQ, Juara Harapan 1.
  13. Rasya Atharizz Calief – MHQ, Juara Harapan 1.

Apresiasi untuk Tim Pendamping Pentas PAI

Apresiasi Santri PM Al-Aqsha Raih Juara Umum Pentas PAI Tingkat I Sumedang

Keberhasilan santri PM Al-Aqsha tidak terlepas dari peran para pendamping yang telah mempersiapkan dan mendampingi peserta sejak awal hingga akhir kegiatan. Unit SMP PM Al-Aqsha menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh pendamping yang telah membantu para santri mempersiapkan perlombaan dengan sebaik mungkin. Pendampingan tersebut menjadi bagian penting dalam proses persiapan peserta sehingga mampu memberikan hasil terbaik dan membawa PM Al-Aqsha menjadi Juara Umum Pentas PAI Jenjang SMP se-Wilayah 1 Kabupaten Sumedang.

Adapun tim pendamping Pentas PAI Jenjang SMP Tahun 2026 terdiri atas:

  • Bu Yeni – Olimpiade dan LCC.
  • Ustadz Taryana – MTQ.
  • Ustadz Ahmad Yusup – Kaligrafi.
  • Ustadz Angga – Pidato.
  • Ustadz Hilman dan Ustadzah Chintya – MHQ.
  • Ustadz Indra dan Ustadzah Zihan – Poster serta Konten dan Video Kreatif.

Apresiasi juga diberikan kepada PJ Ekstrakurikuler, Ustadz Sadam dan Ustadzah Dini, yang telah membantu persiapan lomba sebelum lomba dimulai. Selain itu, beberapa santri kelas 6 turut membantu persiapan para peserta sehingga seluruh rangkaian perlombaan dapat diikuti dengan baik.

Melalui pencapaian tersebut, PM Al-Aqsha berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan akademik, keagamaan, kreativitas, dan keberanian berkompetisi. Prestasi ini juga diharapkan menjadi syiar menjadi santri Qurrata A’yun bagi Pondok Modern Al-Aqsha.

Penulis : Muhammad Iqbal Azis

Prestasi Santri Pondok Modern Al-Aqsha

Pondok Modern Al-Aqsha Berprestasi : Pencapaian Santri dan Alumni Sukses PM Al-Aqsha Bulan Agustus

Maurell Febriyani Mulyana  Jiangxi Institute of Technology, Tiongkok

JATINANGOR– Pondok Modern (PM) Al-Aqsha membuktikan kualitas sistem pendidikannya setelah santri dan alumni PM Al-Aqsha berhasil mencatatkan prestasi gemilang. Capaian Prestasi santri Pondok Modern (PM) multidimensi ini mencakup kelulusan di perguruan tinggi luar negeri, kelulusan prajurit TNI-AD, kompetisi tingkat nasional.

Berikut adalah daftar santri dan alumni Pondok Modern Al-Aqsha beserta capaian prestasi yang berhasil diraih:

Nayla Rafanda Musya Peserta Jambore Nasional XII Tahun 2026
  • Nayla Rafanda Musya (Santri SMP): Terpilih menjadi peserta Jambore Nasional XII Tahun 2026 di Buperta Cibubur, Jakarta Timur. Sebagai perwakilan Kontingen Kwarda Jawa Barat.
M. Arsya Sunda Nagara Susanto  Lolos sebagai peserta Kejuaraan Piala Soeratin U-15 PSSI
  • M. Arsya Sunda Nagara Susanto (Santri SMP): Lolos sebagai peserta Kejuaraan Piala Soeratin U-15 PSSI Jawa Barat Tahun 2026. Bergabung dengan Club Saint Prima Kota Bandung.
Muhammad Athar Raihan Diterima di International Islamic University Islamabad (IIUI), Pakistan
  • Muhammad Athar Raihan (Santri SMA Angkatan Ali bin Abi Thalib) : Diterima di International Islamic University Islamabad (IIUI), Pakistan. Mengambil studi Fakultas Project Management.

  • Maurell Febriyani Mulyana (Santri SMA Angkatan Ali Utsman bin Affan) : Diterima di Jiangxi Institute of Technology, Tiongkok, pada Faculty of Business. Mengambil Program Studi International Economics and Trade.
Serda Zulfikar Fadhillah Yusupdilantik sebagai Bintara Dikmaba Kesehatan TNI-AD PK 37 Gelombang II.
  • Serda Zulfikar Fadhillah Yusup (Santri SMA Angkatan Ali bin Abi Thalib) : Resmi dilantik sebagai Bintara Dikmaba Kesehatan TNI-AD PK 37 Gelombang II.
Serda Adnan Darmawan Putra Prajurit TNI-AD di Satuan Elit Kopassus Batujajar.
  • Serda Adnan Darmawan Putra (Santri SMA Plus Al-Aqsha – Angkatan Ali Utsman bin Affan). Mengemban amanah pengabdian sebagai Prajurit TNI-AD di Satuan Elit Kopassus Batujajar.
Edrick Ghalin Ghazali Prajurit TNI-AD Bintara PK 36 di Yonif 332 Jayasasana.
  • Edrick Ghalin Ghazali (Santri SMA Plus Al-Aqsha – Angkatan Ali Utsman bin Affan). Mengemban amanah pengabdian sebagai Prajurit TNI-AD Bintara PK 36 di Yonif 332 Jayasasana.
Mokhamad Yusuf Fahri Suhidi Prajurit TNI-AD Bintara PK 35 di Yonif TP 939 Macan Putih.
  • Mokhamad Yusuf Fahri Suhidi (Santri SMA Plus Al-Aqsha – Angkatan Ali Utsman bin Affan). Mengemban amanah pengabdian sebagai Prajurit TNI-AD Bintara PK 35 di Yonif TP 939 Macan Putih.

Keberhasilan lintas bidang ini menegaskan efektivitas pola pendidikan terstruktur yang diterapkan di Pondok Modern Al-Aqsha. Menerapkan perpaduan antara kurikulum akademik, penanaman disiplin Islam, penguatan bahasa asing, serta pengembangan minat dan bakat. PM Al-Aqsha ini membuktikan konsisten mencetak alumni unggul, berkarakter tangguh, dan siap bersaing di kancah global maupun nasional serta Qurrata A’yun.

Penulis : Muhammad Iqbal Azis

Prestasi Santri Pondok Modern Al-Aqsha

Perlombaan FTBI Tingkat Wilayah I Kabupaten Sumedang, Santri PM Al-Aqsha Raih Prestasi

Perlombaan FTBI Tingkat Wilayah I Kabupaten Sumedang, Santri PM Al-Aqsha Raih Prestasi

Sumedang – Santri Pondok Modern (PM) Al-Aqsha berhasil meraih hasil memuaskan dalam Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) jenjang SMP Tingkat di tingkat Wilayah I Kabupaten Sumedang. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Revitalisasi Bahasa Daerah (RBD) yang diselenggarakan melalui MGMP Bahasa Sunda di tingkat Wilayah I Kabupaten Sumedang. Berdasarkan surat undangan, kegiatan FTBI dilaksanakan pada Kamis (20/8/2026) mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai di SMPN 1 Tanjungsari.

FTBI menjadi ajang tahunan untuk mengenalkan dan mengembangkan kemampuan berbahasa Sunda sebagai bahasa ibu. Dalam perlombaan ini terdapat enam cabang yang diikuti peserta, yaitu sajak, biantara, nulis carpon, dongeng, aksara Sunda, dan borangan (ngabodor sorangan). Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi para santri untuk mengembangkan kemampuan berbahasa, bersastra, dan berkesenian Sunda.

Pada FTBI di tingkat Wilayah I Kabupaten Sumedang, santri PM Al-Aqsha berhasil memperoleh sejumlah prestasi. Adapun hasil yang diraih adalah sebagai berikut:

  • Anna Nurhalisa (3B) – Cabang Dongeng, Juara 1.
  • M. Nabil Zavier (3E) – Cabang Borangan, Juara 1.
  • Hafshah Nafeeza (3C) – Cabang Sajak, Juara 3.
  • Ratu Halilah Meila (3D) – Cabang Pupuh, Juara Harapan 1.
  • Putri Khairunnisa (3A) – Cabang Aksara Sunda, Juara Harapan 1.
  • Ahmad Husaini Wibowo (3E) – Cabang Aksara Sunda, Juara 3.
  • Jauzan Ihsan Putra (2H) – Cabang Carpon, Juara 3.
  • Husna Nur Alamsyah (3H) – Cabang Biantara, Juara Harapan 3.

Dari hasil tersebut, Anna Nurhalisa pada cabang Dongeng dan M. Nabil Zavier pada cabang Borangan berhasil meraih Juara 1. Keduanya berhak melanjutkan perlombaan ke tingkat berikutnya, yaitu FTBI antar wilayah se-Kabupaten Sumedang, sesuai ketentuan yang disampaikan dalam informasi kegiatan. Sementara itu, peserta yang memperoleh Juara 3 maupun Juara Harapan belum melanjutkan ke tahap berikutnya berdasarkan ketentuan yang diinformasikan.

Perlombaan FTBI Tingkat Wilayah I Kabupaten Sumedang

Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari bimbingan para pembimbing, yaitu Ustadz Encep Dadi Lukman, Ustadz Erick Jafar Sodik, Ustadz Jajang Rahmat, Ustadzah Anisa, serta pembimbing lainnya. Prestasi ini menjadi bentuk apresiasi terhadap kerja keras santri dan pembimbing dalam menjaga serta mengembangkan bahasa Sunda sebagai bahasa ibu.

Melalui prestasi dalam FTBI di tingkat Wilayah I Kabupaten Sumedang, PM Al-Aqsha berharap para santri dapat terus meningkatkan kemampuan bahasa dan budaya daerah. Khusus bagi dua peserta yang melaju ke tahap selanjutnya, dukungan dan doa dari Mudir serta seluruh civitas PM Al-Aqsha diharapkan dapat mengiringi perjuangan mereka agar memperoleh hasil yang maksimal.

Penulis: Muhammad Iqbal Azis

Kegiatan Pondok Pesantren

Kegiatan Bahasa PM Al-Aqsha “The Art of Delivering Vocabularies” dalam Peningkatan Bahasa Arab-Inggris PM Al-Aqsha.

Pembelajaran The Art of Delivering Vocabularies PM Al-Aqsha

Sumedang — Pondok Modern (PM) Al-Aqsha mengadakan kegiatan bahasa “The Art of Delivering Vocabularies” untuk melatih santri kelas 5 sebagai pengajar di kegiatan bahasa PM Al-Aqsha. Kegiatan bahasa tersebut diselenggarakan di Matham Lantai 2 Putri pada Sabtu (8/8/2026) pukul 20.00 WIB. Agenda ini bertujuan memberikan pengalaman dan pemahaman mengenai kaidah pengajaran serta cara menyampaikan kosakata bahasa Arab dan Inggris kepada santri PM Al-Aqsha.

Sambutan The Art of Vocabulary Delivery oleh Al-Ustadz Cical

Kegiatan diawali dengan sambutan Koordinator Bahasa, Al-Ustadz Cical Irmansyah. Ia menyampaikan bahwa kelas 5 dipilih sebagai pengajar bahasa karena mereka merupakan pengurus rayon yang mengetahui perkembangan kemampuan bahasa santri. “Kalian (kelas 5) merupakan orang yang terpilih oleh Koordinator Bahasa dan Mudir Ma’had (pimpinan pondok). Manfaatnya kalian bisa mengajar ketika ada Tarbiyah Amaliyah (ujian praktik mengajar) berlangsung,” kata Al-Ustadz Cical.

Materi The Art of Delivering Vocabularies bahasa Inggris disampaikan oleh Al-Ustadz Nisa Lailatul Qodriah. Sedangkan tata cara penyampaian kosakata bahasa Arab disampaikan oleh perwakilan Koordinator Bahasa. Materi tersebut menekankan bahwa pengajaran kosakata tidak hanya dilakukan dengan menghafal dan menerjemahkan, tetapi harus disampaikan dengan metode yang menarik. Pengajar juga dapat menggunakan benda nyata atau gambar, contoh kalimat, gerakan tubuh atau Total Physical Response (TPR), serta terjemahan.

Partisipasi Santri dan Santriwati Kelas 5 dalam Acara Bahasa

Dalam penyampaian mufradat, metode dilakukan secara bertahap melalui pengucapan kosakata, pengulangan, pemberian arti, contoh kalimat, tanya jawab, praktik, pengulangan kembali, menulis kosakata, dan membuat kalimat. Pola tersebut bertujuan agar santri tidak hanya mengetahui arti kosakata, tetapi juga mampu menggunakannya dalam percakapan sehari-hari.

Materi pelatihan juga membahas pentingnya persiapan pengajar sebelum menyampaikan kosakata. Pengajar perlu menyiapkan sabburoh, memastikan ejaan dan tata bahasa, serta memeriksa pelafalan, khususnya dalam bahasa Inggris. Setelah itu, proses pembelajaran mengulang kosakata sebelumnya, menyampaikan kosakata baru, memberikan contoh kalimat, dan melakukan takrir atau pengulangan dengan variasi agar pembelajaran tidak membosankan.

Melalui The Art of Delivering Vocabularies, santri kelas 5 diharapkan mampu menjadi pengajar bahasa yang baik dan kreatif. Pembekalan ini diharapkan membantu santri PM Al-Aqsha menguasai bahasa Arab dan Inggris secara bertahap serta mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Penulis : Muhammad Iqbal Azis

Kegiatan Pondok Pesantren

PM Al-Aqsha Resmi Membuka Kegiatan Bahasa dan Public Speaking 2026-2027

Pembukaan Kegiatan Bahasa dan Latihan Pidato PM Al-Aqsha

SUMEDANG – Pondok Modern (PM) Al-Aqsha resmi membuka Kegiatan Bahasa dan Latihan Pidato pada Rabu (3/8/2026) di Dome Lapang Belakang Putra. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun budaya berbahasa resmi (Inggris dan Arab) di lingkungan pondok. Acara dipandu menggunakan bahasa Arab sebagai bentuk pembiasaan komunikasi santri. Pembukaan dilakukan secara simbolis oleh KH. Mukhlis Aliyudin melalui pemukulan gong, pemotongan pita, serta penyerahan mahkota bahasa kepada santri teladan bahasa.

Prosesi Penobatan Duta Teladan Bahasa PM Al-Aqsha

Dalam sambutannya, Dr. KH. Mukhlis Aliyudin, M.Ag menegaskan bahwa PM Al-Aqsha akan memfokuskan penguatan bahasa Arab dan bahasa Inggris sebagai identitas pondok. Santri diarahkan membiasakan penggunaan bahasa isyarah, pemasangan mufradat di lingkungan pondok, serta meningkatkan pelafalan (pronunciation) dalam percakapan sehari-hari. Program kaderisasi bahasa juga melibatkan santri kelas 5 sebagai penyampai kosakata harian kepada seluruh santri.

Kegiatan pembukaan semakin semarak dengan penampilan public speaking dan story telling dalam bahasa Indonesia, Arab, dan Inggris yang dibawakan oleh perwakilan santri. Selain itu, terdapat penampilan lagu berbahasa Arab sebagai penutup rangkaian acara. Melalui program ini, PM Al-Aqsha berharap budaya berbahasa asing semakin berkembang sehingga mampu mencetak generasi “Cageur Bageur, Pinter dan Qurrata A’yun” yang unggul dalam karakter, akademik, dan komunikasi global.

Sesi Foto Bersama Duta Teladan Bahasa PM Al-Aqsha dengan Pimpinan PM Al-Aqsha

Adapun penampilan yang ditampilkan pada pembukaan program bahasa meliputi:

  • Public Speaking Bahasa Arab – Muhammad Khairul Akbar (Kelas 4)
  • Public Speaking Bahasa Inggris – Sayyid Munji Al-Hadi (Kelas 4)
  • Public Speaking Bahasa Indonesia – Rehan Zulfikar (Kelas 5)
  • Public Speaking Bahasa Arab – Muhammad Dafa Dhiyaulhaq (Kelas 5)
  • Story Telling Bahasa Inggris – Kayla Putri Apriliani (Kelas 3)
  • Public Speaking Bahasa Indonesia – Salwa Prasti Rengganis (Kelas 3)
  • Sing a Song Bahasa Arab – Putri Khairunnisa
Santri PM Al-Aqsha Sedang Mengikuti Kegiatan Pembukaan Bahasa dan Latihan Pidato

Melalui program ini, PM Al-Aqsha berharap budaya penggunaan bahasa Arab dan Inggris tidak hanya diterapkan dalam kegiatan resmi, tetapi juga menjadi kebiasaan santri dalam kehidupan sehari-hari. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, pondok menargetkan lahirnya generasi santri yang percaya diri, komunikatif, serta mampu bersaing dalam berbagai kompetisi akademik maupun non-akademik di tingkat nasional dan internasional.

Penulis: Muhammad Iqbal Azis

Kegiatan Pondok Pesantren

Jatinangor Bersih PM Al-Aqsha Sebagai Wujud Kepedulian Santri terhadap Lingkungan

Jatinangor Bersih Jaber PM Al-Aqsha

Sumedang – Pondok Modern (PM) Al-Aqsha kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap lingkungan melalui program Jatinangor Bersih (Jaber) yang dilaksanakan pada Ahad (2/8/2026). Kegiatan Jatinangor Bersih PM Al-Aqsha ini menjadi bagian dari rangkaian Pekan Perkenalan Khutbatul ‘Arsy (PPKA) dan dilaksanakan bersamaan dengan pawai tahunan. Program Jaber diinisiasi oleh Bagian Kebersihan OPPMA (setara OSIS) yang dikelola santri kelas 6 Angkatan Abdurrahman bin Auf. Seluruh tim Jaber ditempatkan pada barisan terakhir pawai sebagai tim sweeping sampah yang bertugas memastikan rute pawai tetap bersih. Kegiatan ini menjadi bentuk pengabdian santri kepada masyarakat sekaligus menanamkan karakter peduli lingkungan melalui aksi nyata.

Tim Jaber tidak hanya membersihkan sampah yang dihasilkan selama pawai, tetapi juga membantu membersihkan area di sekitar warung dan toko yang dilalui peserta pawai. Sampah yang terkumpul kemudian diangkut menggunakan mobil pengangkut sampah agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat. Seluruh petugas dibagi ke dalam beberapa pos pengawasan yang tersebar di sepanjang jalur pawai sehingga proses pembersihan berlangsung lebih efektif. Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa pelaksanaan PPKA tidak hanya berorientasi pada kegiatan seremonial, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi lingkungandan masyarakat sekitar.

Untuk Pembersihan, rute Jaber mencakup 20 titik pengawasan, yaitu:

  1. Lapangan Dome
  2. Depan Masjid
  3. Gang Pondok
  4. Sebrang POM
  5. Depan IPDN
  6. Depan IKOPIN
  7. Depan Sabusu (Pos Kesehatan 1)
  8. Depan ITB
  9. Depan Gedung Diklat
  10. Pangkalan Ojek Pangdam
  11. Sebrang Dimsum Kaibun
  12. Depan Dunkin Donuts (Pos Kesehatan 2)
  13. Depan Toko AA
  14. Depan Soto Lamongan
  15. Sebrang Griya
  16. Sebrang Louvin
  17. Kingkom/Pertigaan (Pos Kesehatan 3)
  18. Sebrang Gacoan
  19. Sebrang POM Bensin
  20. Sebrang Bank BJB

Seluruh titik tersebut dijaga oleh guru dan panitia yang bertugas mengawasi jalannya pawai sekaligus memastikan kebersihan sepanjang rute tetap terpelihara.

Progres Pembersihan Jalan Jatinagor Bersih (Jaber) PM Al-Aqsha

Salah satu tim Jaber, Al-Ustadz Angga Rizinida, menegaskan bahwa program ini menjadi wujud kepedulian santri terhadap lingkungan. “Kita jaga Jatinangor kebersihannya melalui Jaber (Jatinangor Bersih),” ujarnya. Melalui kegiatan ini, PM Al-Aqsha berharap santri memiliki sense of belonging terhadap lingkungan, baik di dalam maupun di luar pondok, sehingga nilai kebersihan menjadi bagian dari karakter santri dalam kehidupan sehari-hari.

Penulis: Muhammad Iqbal Azis

Kegiatan Pondok Pesantren

Puncak Acara PPKA: Apel Tahunan Pondok Modern (PM) Al-Aqsha Tahun Ajaran 2026–2027

Apel Tahunan PPKA Pondok Modern (PM) Al-Aqsha Jatinagor Sumedang

SUMEDANG – Pondok Modern (PM) Al-Aqsha resmi menggelar Apel Tahunan Pekan Perkenalan Khutbatul ‘Arsy (PPKA) Tahun Ajaran 2026–2027 pada Ahad (2/8/2026) di Lapangan Belakang Dome Putra. Kegiatan Apel Tahunan ini menjadi puncak rangkaian PPKA sekaligus menandai dimulainya tahun ajaran baru bagi seluruh santri PM Al-Aqsha tahun 2026. Upacara diikuti oleh seluruh santri, dewan guru, serta tamu undangan dari unsur pemerintahan Kecamatan Jatinangor. Rangkaian apel diawali dengan masuknya komandan pleton, persiapan barisan, laporan pemimpin upacara, pengibaran Bendera Merah Putih, hingga inspeksi pasukan oleh Inspektur Upacara sesuai susunan acara resmi PPKA 2026.

Barisan Santrwati dalam Rangka Apel Tahunan PPKA PM Al-Aqsha

Dalam amanat Apel Tahunan, Pimpinan Pondok Modern Al-Aqsha Dr. K.H Mukhlis Aliyudin, M.Ag menegaskan bahwa Apel Tahunan merupakan puncak kegiatan PPKA yang menjadi tradisi pondok-pondok modern yang berafiliasi dengan Gontor. Beliau juga mengingatkan seluruh civitas pondok agar seluruh kegiatan pondok tidak mengganggu proses belajar mengajar karena pendidikan tetap menjadi prioritas utama. Selain itu, PM Al-Aqsha kembali menguatkan program peningkatan kemampuan bahasa Arab dan bahasa Inggris sebagai identitas mahkota pondok yang telah dikenal sejak awal berdirinya. Penguatan karakter Cageur, Bageur, Pinter, serta visi membentuk generasi Qurrata A’yun (generasi yang bermanfaat bagi nusa dan bangsa), juga kembali ditegaskan sebagai arah pembinaan santri.

Penampilan Pembukaan Pekan Perkenalanan Khutbatul Arsy (PPKA) dalam Acara Apel Tahunan.

Setelah upacara selesai, acara dilanjutkan dengan berbagai penampilan kreativitas santri yang menampilkan perpaduan budaya, seni, dan keterampilan. Penampilan tersebut meliputi Palang Pintu, Musik Tradisi, Demonstrasi Ekstrakurikuler, Bela Diri, Gymbas, Dance Brazil, Semaphore, Tari Kombinasi, Reog, hingga penampilan penutup (Closing). Selanjutnya panitia mengumumkan hasil Lomba Ketangkasan Baris Berbaris (LKBB) yang dibacakan oleh MABIKORI Pondok Modern Al-Aqsha, Ustadz Jenal Mutakin, S.Pd.I.

Penampilan Closing Apel Tahunan PPKA PM Al-Aqsha

Apel Tahunan kemudian ditutup dengan Parade Akbar yang diikuti seluruh civitas Pondok Modern Al-Aqsha. Parade menampilkan barisan transportasi pondok, seragam santri dan santriwati, pakaian adat Nusantara, Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah, Paskibra, guru pengabdian, santri akhir KMMI, hingga parade konsulat dari berbagai daerah seperti Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Sumedang, Cimahi, Jabodetabekjur, Purwasuka, Majalengka, Garut, Tasikmalaya, dan luar Pulau Jawa. Parade menjadi penutup rangkaian PPKA sekaligus menggambarkan semangat persatuan dalam keberagaman yang menjadi ciri khas kehidupan di Pondok Modern Al-Aqsha.

Hasil Kejuaraan Lomba Ketangkasan Baris Berbaris (LKBB)

Putra (Kategori Santri Baru)

  • Juara 1: Kelas 4E
  • Juara 2: Kelas 4D
  • Juara 3: Kelas 1E
  • Danton Terbaik: M. Randhika Al Khairy (4E)

Putra (Kategori Santri Lama)

  • Juara 1: Kelas 3F
  • Juara 2: Kelas 2G
  • Juara 3: Kelas 3G
  • Danton Terbaik: Zamzam Achmad Fauzi (3F)

Penghargaan Khusus

  • Kostum Terbaik: Kelas 6
  • Wali Kelas Terbaik: Ustadz Hilmi Sholahudin, M.Hum
Pasukan Paskibra PM Al-Aqsha dalam Apel Tahunan PPKA

Putri (Kategori Santri Baru)

  • Juara 1: Kelas 1A
  • Juara 2: Kelas 1C
  • Juara 3: Kelas 1B
  • Danton Terbaik: Azzalea Zalfa Qaireen (1A)

Putri (Kategori Santri Lama)

  • Juara 1: Kelas 3D
  • Juara 2: Kelas 4C
  • Juara 3: Kelas 5A
  • Danton Terbaik: Rifa Humaira (4B)

Penghargaan Khusus

  • Wali Kelas Terbaik: Ustadzah Windi Widiawaty, S.Ag
  • Kostum Terbaik: Kelas 4B

Penulis : Muhammad Iqbal Azis

Kegiatan Pondok Pesantren

LKBB PPKA PM Al-Aqsha 2026 Menanamkan Disiplin, Kekompakan, dan Jiwa Kepemimpinan Santri

Kostum Santri dalam Mengikuti Lomba LKBB.

Sumedang – Pondok Modern (PM) Al-Aqsha menyelenggarakan Lomba Ketangkasan Baris Berbaris (LKBB) dalam rangkaian Pekan Perkenalan Khutbatul Arsy (PPKA) Tahun Ajaran 2026–2027 pada Rabu (29/7/2026). Perlombaan yang bertujuan menanamkan kedisiplinan, tanggung jawab, kekompakan, dan kepemimpinan ini digelar di Lapangan Belakang Dome untuk santri putra serta Lapangan Depan PMAl-Aqsha untuk santri putri. Acara dibuka pada pukul 07.30 WIB oleh Kepala Bagian Pengasuhan Santri, Al-Ustadz Jajang Rahmad bersama Al-Ustadzah Nida Nurfazriah.

LKBB tahun ini diikuti oleh perwakilan kelas 1 (SMP) hingga kelas 6 (SMA). Setiap kelas mendelegasikan satu regu beranggotakan 13 orang, termasuk seorang Komandan Peleton (Danton). Persiapan matang telah dilakukan setiap regu melalui latihan rutin seusai makan siang dan salat Isya sejak Senin (20/7/2026). Latihan tersebut dibimbing langsung oleh wali kelas dan pengurus kelas 5 (Mudabbir) demi mematangkan kekompakan dan ketepatan gerakan.

Lomba Ketangkasan Baris-Berbaris (LKBB) Santri PM Al-Aqsha

Berdasarkan juknis, setiap regu tampil selama 5–8 menit dan wajib hadir 10 menit sebelumnya untuk mengambil nomor undian. Komandan Peleton (Danton) harus menempati titik yang ditentukan untuk melapor pada awal dan akhir penampilan. Peserta akan mengalami pengurangan nilai jika keluar dari batas arena, serta diwajibkan mengenakan kostum yang rapi, sopan, dan kreatif. Untuk materi lomba, peserta harus memperagakan gerakan dasar (seperti sikap sempurna, lencang, dan hadap). Kemudian diiringi serta gerakan perubahan arah berjalan (langkah tegap, variasi belok, dan lainnya). Namun, khusus santri kelas 1 dan 4 tidak diwajibkan menampilkan gerakan perubahan arah berjalan.

Kostum Santri dalam Mengikuti Lomba LKBB.

Dewan juri akan menilai penampilan secara komprehensif, mencakup aspek kerapihan, kekompakan formasi, tingkat kesulitan, kepemimpinan Danton, penguasaan lapangan, hingga kreativitas atribut. Pada akhirnya, PM Al-Aqsha berharap kegiatan LKBB ini dapat membuat santri terbiasa mengaplikasikan kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari, sebagai bekal untuk menjadi pribadi berakhlak mulia dan tangguh dalam mengemban amanah.

Penulis : Muhammad Iqbal Azis