
Sumedang – Santri Pondok Modern (PM) Al-Aqsha kembali menorehkan prestasi membanggakan sepanjang September 2026 melalui ajang Sumedang English Olympiad tingkat Kabupaten Sumedang dan Pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat kabupaten. Dengan meraih Prestasi oleh Santri PM Al-Aqsha dapat dijadikan inspirasi yang lainnya.
Untuk perlombaan Sumedang English Olympiad, tiga santriwati PM Al-Aqsha berhasil meraih penghargaan pada cabang storytelling, English Olympiad, dan speech :
- Aini Putri Syarifah dari kelas 1A meraih Juara 1 Storytelling.
- Dinar Marchelina Winata dari kelas 2C meraih penghargaan Favorite Winner Storytelling.
- Mega Octaviani dari kelas 4A meraih Juara 3 English Olympiad dan Speech.

Prestasi tersebut menjadi hasil dari dedikasi, keberanian, kerja keras, serta semangat santri dalam mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris. Keberhasilan ini juga menunjukkan bahwa prestasi tidak hanya diukur dari kemenangan, tetapi juga dari keberanian untuk tampil, belajar, dan berkompetisi secara positif.
Prestasi berikutnya diraih PM Al-Aqsha dalam ajang Pentas PAI Tingkat Kabupaten diantaranya adalah :
- Reyna Anggraeni Putri dan Athaya Naurah Syahirah berhasil meraih Juara 1 cabang LCC.
- Callysta Azalia Tshasiswoyo meraih Juara 1 cabang Poster.
- Zilan Haura Izdihar meraih Juara 1 Musabaqah Hifzhil Qur’an atau MHQ.
- Zalfa Kayla Rahma meraih Juara 1 cabang Kaligrafi.
- Taqiyya Zen Meizar meraih Juara 2 Olimpiade.
- Salwa Prasti Rengganis meraih Juara Harapan 2 cabang Pidato.
- Ahmad Husaini Wibowo meraih Juara 1 LCC
- Indra Kelana Anshori Hariri meraih Juara 3 Kaligrafi,
- Rafsan Maulana Sutandiana meraih Juara Harapan 2 cabang Pidato.
Rangkaian prestasi tersebut mengantarkan Pondok Modern Al-Aqsha meraih Juara Umum Pentas PAI Tingkat Kabupaten. Santri yang meraih Juara 1 direncanakan melaju ke ajang Pentas PAI tingkat Provinsi. Capaian ini menjadi kebanggaan bagi seluruh keluarga besar PM Al-Aqsha sekaligus motivasi bagi santri untuk terus meningkatkan kemampuan akademik, keagamaan, bahasa, seni, dan keterampilan.
Keberhasilan para peserta tidak terlepas dari dukungan Kiai, pimpinan pondok, kepala sekolah, para guru, ustadz, ustadzah, pembimbing, serta seluruh pihak yang telah memberikan doa, fasilitas, dan pendampingan selama proses persiapan lomba.
Pencapaian ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh santri PM Al-Aqsha untuk terus belajar, berkembang, dan berani menunjukkan kemampuan dalam berbagai bidang. Prestasi yang diraih juga menjadi bagian dari upaya membawa nama baik PM Al-Aqsha di tingkat Kabupaten Sumedang hingga tingkat Provinsi. Dengan semangat belajar dan kerja keras, para santri diharapkan mampu terus mengukir prestasi serta memberikan kontribusi positif bagi pendidikan dan masyarakat.
Penulis: Muhammad Iqbal Azis