
SUMEDANG – Pondok Modern (PM) Al-Aqsha resmi menggelar Apel Tahunan Pekan Perkenalan Khutbatul ‘Arsy (PPKA) Tahun Ajaran 2026–2027 pada Ahad (2/8/2026) di Lapangan Belakang Dome Putra. Kegiatan Apel Tahunan ini menjadi puncak rangkaian PPKA sekaligus menandai dimulainya tahun ajaran baru bagi seluruh santri PM Al-Aqsha tahun 2026. Upacara diikuti oleh seluruh santri, dewan guru, serta tamu undangan dari unsur pemerintahan Kecamatan Jatinangor. Rangkaian apel diawali dengan masuknya komandan pleton, persiapan barisan, laporan pemimpin upacara, pengibaran Bendera Merah Putih, hingga inspeksi pasukan oleh Inspektur Upacara sesuai susunan acara resmi PPKA 2026.

Dalam amanat Apel Tahunan, Pimpinan Pondok Modern Al-Aqsha Dr. K.H Mukhlis Aliyudin, M.Ag menegaskan bahwa Apel Tahunan merupakan puncak kegiatan PPKA yang menjadi tradisi pondok-pondok modern yang berafiliasi dengan Gontor. Beliau juga mengingatkan seluruh civitas pondok agar seluruh kegiatan pondok tidak mengganggu proses belajar mengajar karena pendidikan tetap menjadi prioritas utama. Selain itu, PM Al-Aqsha kembali menguatkan program peningkatan kemampuan bahasa Arab dan bahasa Inggris sebagai identitas mahkota pondok yang telah dikenal sejak awal berdirinya. Penguatan karakter Cageur, Bageur, Pinter, serta visi membentuk generasi Qurrata A’yun (generasi yang bermanfaat bagi nusa dan bangsa), juga kembali ditegaskan sebagai arah pembinaan santri.

Setelah upacara selesai, acara dilanjutkan dengan berbagai penampilan kreativitas santri yang menampilkan perpaduan budaya, seni, dan keterampilan. Penampilan tersebut meliputi Palang Pintu, Musik Tradisi, Demonstrasi Ekstrakurikuler, Bela Diri, Gymbas, Dance Brazil, Semaphore, Tari Kombinasi, Reog, hingga penampilan penutup (Closing). Selanjutnya panitia mengumumkan hasil Lomba Ketangkasan Baris Berbaris (LKBB) yang dibacakan oleh MABIKORI Pondok Modern Al-Aqsha, Ustadz Jenal Mutakin, S.Pd.I.

Apel Tahunan kemudian ditutup dengan Parade Akbar yang diikuti seluruh civitas Pondok Modern Al-Aqsha. Parade menampilkan barisan transportasi pondok, seragam santri dan santriwati, pakaian adat Nusantara, Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah, Paskibra, guru pengabdian, santri akhir KMMI, hingga parade konsulat dari berbagai daerah seperti Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Sumedang, Cimahi, Jabodetabekjur, Purwasuka, Majalengka, Garut, Tasikmalaya, dan luar Pulau Jawa. Parade menjadi penutup rangkaian PPKA sekaligus menggambarkan semangat persatuan dalam keberagaman yang menjadi ciri khas kehidupan di Pondok Modern Al-Aqsha.
Hasil Kejuaraan Lomba Ketangkasan Baris Berbaris (LKBB)
Putra (Kategori Santri Baru)
- Juara 1: Kelas 4E
- Juara 2: Kelas 4D
- Juara 3: Kelas 1E
- Danton Terbaik: M. Randhika Al Khairy (4E)
Putra (Kategori Santri Lama)
- Juara 1: Kelas 3F
- Juara 2: Kelas 2G
- Juara 3: Kelas 3G
- Danton Terbaik: Zamzam Achmad Fauzi (3F)
Penghargaan Khusus
- Kostum Terbaik: Kelas 6
- Wali Kelas Terbaik: Ustadz Hilmi Sholahudin, M.Hum

Putri (Kategori Santri Baru)
- Juara 1: Kelas 1A
- Juara 2: Kelas 1C
- Juara 3: Kelas 1B
- Danton Terbaik: Azzalea Zalfa Qaireen (1A)
Putri (Kategori Santri Lama)
- Juara 1: Kelas 3D
- Juara 2: Kelas 4C
- Juara 3: Kelas 5A
- Danton Terbaik: Rifa Humaira (4B)
Penghargaan Khusus
- Wali Kelas Terbaik: Ustadzah Windi Widiawaty, S.Ag
- Kostum Terbaik: Kelas 4B
Penulis : Muhammad Iqbal Azis







