
Sumedang – Pondok Modern (PM) Al-Aqsha menyelenggarakan Lomba Ketangkasan Baris Berbaris (LKBB) dalam rangkaian Pekan Perkenalan Khutbatul Arsy (PPKA) Tahun Ajaran 2026–2027 pada Rabu (29/7/2026). Perlombaan yang bertujuan menanamkan kedisiplinan, tanggung jawab, kekompakan, dan kepemimpinan ini digelar di Lapangan Belakang Dome untuk santri putra serta Lapangan Depan PMAl-Aqsha untuk santri putri. Acara dibuka pada pukul 07.30 WIB oleh Kepala Bagian Pengasuhan Santri, Al-Ustadz Jajang Rahmad bersama Al-Ustadzah Nida Nurfazriah.
LKBB tahun ini diikuti oleh perwakilan kelas 1 (SMP) hingga kelas 6 (SMA). Setiap kelas mendelegasikan satu regu beranggotakan 13 orang, termasuk seorang Komandan Peleton (Danton). Persiapan matang telah dilakukan setiap regu melalui latihan rutin seusai makan siang dan salat Isya sejak Senin (20/7/2026). Latihan tersebut dibimbing langsung oleh wali kelas dan pengurus kelas 5 (Mudabbir) demi mematangkan kekompakan dan ketepatan gerakan.

Berdasarkan juknis, setiap regu tampil selama 5–8 menit dan wajib hadir 10 menit sebelumnya untuk mengambil nomor undian. Komandan Peleton (Danton) harus menempati titik yang ditentukan untuk melapor pada awal dan akhir penampilan. Peserta akan mengalami pengurangan nilai jika keluar dari batas arena, serta diwajibkan mengenakan kostum yang rapi, sopan, dan kreatif. Untuk materi lomba, peserta harus memperagakan gerakan dasar (seperti sikap sempurna, lencang, dan hadap). Kemudian diiringi serta gerakan perubahan arah berjalan (langkah tegap, variasi belok, dan lainnya). Namun, khusus santri kelas 1 dan 4 tidak diwajibkan menampilkan gerakan perubahan arah berjalan.

Dewan juri akan menilai penampilan secara komprehensif, mencakup aspek kerapihan, kekompakan formasi, tingkat kesulitan, kepemimpinan Danton, penguasaan lapangan, hingga kreativitas atribut. Pada akhirnya, PM Al-Aqsha berharap kegiatan LKBB ini dapat membuat santri terbiasa mengaplikasikan kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari, sebagai bekal untuk menjadi pribadi berakhlak mulia dan tangguh dalam mengemban amanah.
Penulis : Muhammad Iqbal Azis




