
Sumedang – Pondok Modern (PM) Al-Aqsha menggelar Pengangkatan Pengurus Asrama Mudabbir dan Mudabbirah sebagai bagian dari proses kaderisasi menuju kepengurusan Organisasi Pelajar Pondok Modern Al-Aqsha (OPPMA). Kegiatan pengangkatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (21/7/2026) pukul 20.00 WIB di Aula Dome Asrama Putra. Pengangkatan ini menjadi bentuk peresmian Mudabbir sebagai salah satu penggerak dalam menjalankan dinamika kehidupan santri di pondok. Seluruh Mudabbir yang dilantik berasal dari Angkatan ke-9 (SMA) “Uwais Al-Qarni” yang dipersiapkan untuk mengemban amanah kepemimpinan di lingkungan pesantren.
Jumlah Mudabbir dan Mudabbirah yang dilantik sebanyak 150 personel, terdiri atas 70 santri putra dan 80 santri putri. Para pengurus ditempatkan pada berbagai rayon dengan struktur organisasi yang meliputi ketua, sekretaris, bendahara, seksi disiplin, seksi bahasa, seksi ubudiyah, serta seksi kebersihan. Struktur tersebut disusun untuk mendukung pembinaan, pelayanan, dan pengawasan santri di setiap asrama. Melalui pembagian tugas tersebut, setiap pengurus diharapkan mampu menjalankan amanah sesuai bidangnya masing-masing.

Pengangkatan Pengurus Asrama Mudabbir dilakukan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Pimpinan PM Al-Aqsha. Dalam keputusan tersebut dijelaskan bahwa Mudabbir memiliki tugas melaksanakan pengawasan, pembinaan, dan pelayanan kepada santri di lingkungan asrama. Amanah tersebut menuntut setiap pengurus memiliki integritas, tanggung jawab, serta mampu menjadi teladan bagi santri lainnya. Nilai-nilai tersebut menjadi landasan utama dalam menjalankan kepengurusan selama satu periode.
Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ihsan Maulana, santri kelas 3 SMP. Acara kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Himne Oh Pondokku. Selanjutnya dilakukan pembacaan nama-nama Mudabbir dan Mudabbirah yang dilantik, dilanjutkan dengan pembacaan ikrar pengurus sebagai bentuk komitmen menjalankan amanah. Setelah prosesi pelantikan selesai, acara dilanjutkan dengan penyampaian nasihat oleh Pimpinan PM Al-Aqsha, K.H. Mukhlis Aliyudin, M.Ag.
Pesan dan Nasehat oleh Pimpinan PM Al-Aqsha Dr.K.H Mukhlis Aliyudin, M.Ag

Dalam nasihatnya, K.H. Mukhlis Aliyudin, M.Ag. menekankan pentingnya meningkatkan budaya bahasa sebagai mahkota identitas pondok. Beliau menyampaikan bahwa branding Angkatan Uwais Al-Qarni sebagai pengurus adalah peningkatan kemampuan berbahasa Inggris dan bahasa Arab. Menurut beliau, PM Al-Aqsha pada masa sebelumnya dikenal memiliki budaya bahasa yang sangat baik sehingga mendapat pengakuan dari berbagai pihak. Beliau juga mengingatkan agar para pengurus mampu menghidupkan kembali budaya tersebut melalui keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.

Pelantikan Pengurus Asrama Mudabbir bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan menjadi awal tanggung jawab bagi para pengurus dalam menjalankan amanah pondok. Pengangkatan ini menjadi langkah awal bagi Angkatan Uwais Al-Qarni untuk belajar memimpin melalui kepengurusan rayon sebelum mengemban amanah sebagai pengurus OPPMA. Melalui pengalaman tersebut, para Mudabbir dan Mudabbirah diharapkan mampu membantu kinerja OPPMA serta para asatidz dalam membina kehidupan santri di Pondok Modern Al-Aqsha. Dengan demikian, proses kaderisasi kepemimpinan di PM Al-Aqsha dapat terus berjalan secara berkesinambungan.
Penulis : Muhammad Iqbal Azis

